Senin, 13 April 2026

Liga Champions

City Dikalahkan Ajax, Tak Selamanya Uang Berbicara

Kekalahan 1-3 Manchester City dari Ajax Amsterdam pada penyisihan grup D Liga Champions, di Amsterdam Arena menegaskan satu hal.

Penulis: Deodatus Pradipto

TRIBUNNEWS.COM – Kekalahan 1-3 Manchester City dari Ajax Amsterdam pada penyisihan grup D Liga Champions, Kamis (25/10/2012) di Amsterdam Arena menegaskan satu hal. Tidak selamanya uang bisa berbicara.

Dari 18 pemain masing-masing tim yang didaftarkan, terlihat jelas perbedaan materi pemain di antara Manchester City dengan Ajax Amsterdam. Dari daftar pemain yang didaftarkan oleh Ajax Amsterdam, sembilan orang diantaranya adalah pemain asli Belanda. Sedangkan, di kubu Manchester City hanya terdapat enam pemain asli Inggris. Pelatih Ajax Amsterdam pun orang Belanda, sedangkan pelatih Manchester City berasal dari Italia.

Tujuh dari sembilan pemain Belanda di kubu Ajax Amsterdam adalah produk asli akademi mereka. Kenneth Vermeer, Daley Blind, Ricardo van Rhijn, Siem de Jong, Ryan Babel, Joel Veltman, dan Mitchel Dijks dimatangkan oleh akademi Ajax Amsterdam yang memang terkenal telah melahirkan bintang dunia.

Ini belum termasuk pelatih Frank den Boer yang juga dibesarkan oleh akademi de Godenzonen. Kontrasnya, hanya terdapat dua dari enam pemain Inggris yang berasal dari akademi Manchester City, Micah Richards dan George Evans.

Seperti dilansir transfermarkt.co.uk, pada bursa transfer musim lalu, Manchester City menggelontorkan dana hingga 54.516.000 Poundsterling untuk mendatangkan pemain. Manchester City total mendaftarkan 25 pemain untuk bermain di musim ini dimana 17 dari 25 pemain tersebut adalah pemain asing. Sebanyak 68% pemain Manchester City berasal dari luar Inggris.

Sedangkan Ajax Amsterdam hanya menghabiskan 5.104.000 Poundsterling pada bursa transfer musim lalu. Dari 33 pemain yang didaftarkan, hanya ada 13 pemain yang berasal dari luar Belanda. Persentase pemain asing tersebut hanya 39,4%.

Fakta berbicara. Hasil akhir pertandingan menegaskan bahwa tidak selamanya uang berbicara. Pembinaan pemain dari akademi klub juga bisa membawa prestasi. Dana besar memang bisa menghasilkan prestasi secara instan namun, mental juara akan lebih terbentuk sejak usia muda melalui berbagai pengalaman.

Catatan khusus, skuat muda Ajax Amsterdam adalah pemain-pemain yang cukup berpengalaman, baik bersama klub maupun tim nasional. Selain itu, Ajax Amsterdam pernah membuat kejutan besar ketika mengangkat trofi Liga Champions 1995 setelah menjungkirkan AC Milan yang ketika itu bermaterikan pemain-pemain yang disebut The Dream Team. Ajax Amsterdam yang ketika itu diasuh Louis van Gaal bermaterikan pemain-pemain muda yang kemudian berkembang menjadi pemain-pemain kelas dunia.

Sumber: TribunJakarta
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved