Senin, 18 Mei 2026

Liga Super Indonesia

Herman Dzumafo: 2012 Tahun Sial, Main Bola Tapi Tak Digaji

Bagi penyerang Persib Bandung asal Kamerun, Herman Dzumafo Epandi, banyak hal kurang menyenangkan yang dialaminya

Tayang:

TRIBUNNEWS.COM — Tahun 2012 sudah tiba di pengujung, dan tahun 2013 telah menjelang. Bagi penyerang Persib Bandung asal Kamerun, Herman Dzumafo Epandi, banyak hal kurang menyenangkan yang dialaminya selama tahun 2012.

Di tahun tahun naga air ini, Dzumafo memperkuat tiga tim berbeda. Dia bermain untuk PSPS Pekanbaru, tim yang sudah dibelanya sejak 2007 hingga pertengahan musim. Namun lantaran tak mendapat gaji seperti yang dijanjikan karena masalah finansial, Dzumafo pun hengkang dari PSPS dan menyeberang ke Arema Indonesia saat putaran kedua.

Menjelang Indonesia Super League (ISL) 2013, Dzumafo akhirnya bergabung dengan Persib Bandung, dan sejak September lalu menjalani latihan bersama pemain lainnya di bawah asuhan pelatih Jajang Nurjaman.

Ada kejadian yang selalu diingat Dzumafo selama 2012 saat bersama PSPS Pekanbaru dan Arema Indonesia. "Yang spesial di tahun ini, saya main tanpa terima gaji," kata Dzumafo sambil tertawa saat diwawancara Tribun Jabar (Tribunnews.com Network) di Mes Persib, Jumat (28/12/2012) siang.

Dia menuturkan, meninggalkan PSPS dan bergabung Arema dengan harapan tak mengalami masalah finansial. Namun kenyataannya, tim berjuluk tim Singo Edan juga tak mampu memberikan kewajibannya. "Tapi ternyata di Arema sama," kata pemain kelahiran 21 Februari 1980 ini.

Menurut Dzumafo, manajemen Arema hanya memberikan gaji pada dua bulan pertama. "Sisanya tidak dibayarkan," ucap Dzumafo. Atas pengalaman tersebut, dia pun mencari klub yang secara finansial sehat. Gayung bersambut. Persib yang tengah mencari penyerang haus gol berhasil meminangnya. Dzumafo pun resmi memperkuat Maung Bandung.

Dzumafo diharapkan menjadi penyumbang sumber gol bagi Maung Bandung. Apalagi pemain tinggi besar ini punya tradisi mencetak gol lebih dari 10 setiap musim.

Musim lalu, misalnya, dia mencetak 10 gol bersama PSPS dan enam gol bersama Arema Indonesia. Musim sebelumnya, ia membuat 12 gol bagi PSPS. Kemudian di musim 2009/2010, 16 gol dicetak Dzumafo untuk tim Askar Bertuah.

Bukan hanya di masa lalu, dia pun ingin memberikan yang terbaik untuk Persib Bandung. Namun dia selalu menegaskan, kemenangan tim lebih penting dibandingkan dia mencetak gol. "Tapi lebih bagus kalau saya mencetak gol dan tim menang," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
33
24
6
3
59
22
37
78
2
Borneo FC
33
24
4
5
67
30
37
76
3
Persija
33
21
5
7
62
29
33
68
4
Persebaya
33
15
10
8
56
35
21
55
5
Malut United
33
15
8
10
67
46
21
53
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved