Rabu, 8 April 2026

Liga Prima Indonesia

Baru Sebulan Menjabat, CEO dan Manajer PSMS Mengundurkan Diri

Membuka lembaran baru tahun 2013, mendung menyambangi PSMS Medan "Swasta" pimpinan Indra Sakti Harahap

TRIBUNNEWS.COM – Membuka lembaran baru tahun 2013, mendung menyambangi PSMS Medan "Swasta" pimpinan Indra Sakti Harahap. Duo pengurus teras meletakkan jabatannya. Chief Executive Officer (CEO) Alexander Gho dan Manajer Tim Bachrum Nasution mengundurkan diri.

Usia jabatan masih prematur yakni tepat sebulan. Mereka dipilih mengisi pos tersebut pada (29/11/2012) lalu. Pengunduran diri disampaikan lewat layanan pesan singkat (SMS) pada Sabtu (29/12/2012) lalu. Muasal masalah, keduanya merasa tidak dihargai perihal mentoknya negosiasi pemain. Keterlibatan pelatih Suimin Diharja dalam proses negosiasi dinilai tidak tepat.

Ketua Umum, Indra Sakti Harahap membenarkan adanya pengunduran diri keduanya lewat SMS. Ia menerima kenyataan tersebut secara legowo. Namun ia meminta agar Alex dan Bachrum membuat pernyataan tertulis.

Saat berbincang dengan Tribun Medan (Tribunnews.com Network), Indra Sakti menjelaskan bahwa munculnya problem itu memang karena keterlibatan Suimin.

"Sebenarnya ini plan B. Proses negosiasi pemain kan perlu dipercepat karena jadwal kompetisi tinggal menghitung hari. Pak Alex memberitahu bahwa hanya ada dua dari 15 pemain yang sudah selesai di tahap negosiasi. Kenapa mentok?! Ternyata persoalannya pemain meminta Rp 1 - Rp 1,5 juta. Saya panggil pak Suimin untuk ikut mengatasi problem ini, melihat kedekatan emosionalnya dengan pemain," kata pentolan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Medan ini.

Sejak top management dipilih, Indra Sakti tak pernah mengintervensi kebijakan perihal pemain. Ia membantah pemanggilan Suimin untuk membicarakan kontrak sebagai bentuk campur tangan. Namun, kian mepetnya waktu persiapan, proses negosiasi dan kontrak pemain harus dipercepat.

"Saya pikir ini hanyalah kesalahan persepsi. Pak Suimin dipanggil justru untuk mengatasi problem ini. Dia punya kedekatan emosional dengan pemain, karenanya bisa mengomunikasikan kepada pemain supaya harga klop. Satu sampai satu setengah juta bukanlah angka yang terlalu besar. Nah, kalau ini sudah dibicarakan, tetap akan dikembalikan ke CEO dan Manajer untuk menuntaskannya. Plan B ini harus digunakan," ujarnya. "Walaupun begitu, saya tetap menghormati keputusan mereka. Saya ucapkan terimakasih untuk kontribusi mereka selama ini," ucapnya.

Di tempat terpisah, Bachrum menuding pengurus tak menghargai kerja-kerja yang telah mereka lakukan. "Kami sudah melakukan negosiasi dengan 15 pemain, dua sudah deal. Pada dasarnya, negosiasi ini akan tuntas sedikit lagi. Tapi pelatih dilibatkan, ya sudahlah. Saya dan Pak Alex sudah beritahukan pengunduran diri lewat SMS," kata eks Manajer Tim PSMS U-21 ini.

Yang paling mengejutkan, sumber Tribun Medan (Tribunnews.com Network) dari lingkup PSMS "Swasta" mengungkapkan bahwa ada rencana manajemen untuk mengganti seluruh pemain yang ada dengan skuat pemain PSMS junior U-21 ditambah pemain PS Kwarta.

Bachrum tak memberi jawaban eksplisit, pernyataan yang cukup kabur. "Ah tidak, bukan begitu. Tapi kan kondisi keuangan PSMS kita ketahui miskin. Jadi, kita buat upayanya agar efektif," katanya.

Indra Sakti menuturkan tidak tahu menahu atas rencana itu. Di sisi lain ia membenarkan perihal dana yang seret. "Saya enggak tahu kalau ada wacana mengganti tim ini dengan PS Kwarta. Tapi memang, saat ini untuk biaya tim harus merogoh kantong pribadi karena sponsorhip belum ada. Persoalan dana memang butuh pengertian tingkat tinggi. Meskipun begitu, tim ini tetap jalan dan tetap berkompetisi," kata Indra optimis. (raf/ ibr)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Persib
26
19
4
3
45
14
31
61
2
Borneo FC
26
18
3
5
51
26
25
57
3
Persija Jakarta
26
16
4
6
47
25
22
52
4
Malut United
26
13
7
6
52
33
19
46
5
Bhayangkara FC
26
13
5
8
35
29
6
44
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved