Liga Prima Indonesia
Diisukan Jadi Pelatih PSMS, Edi Syahputra Kebanjiran Telepon
Setelah diberitakan menjadi calon kuat sebagai Pelatih Kepala PSMS LPIS, Edi Syahputra mengaku sibuk mengangkat telepon
TRIBUNNEWS.COM – Setelah diberitakan menjadi calon kuat sebagai Pelatih Kepala PSMS LPIS, Edi Syahputra mengaku sibuk mengangkat telepon dan menjawab SMS. Ia akan menggantikan Abdul Rahman Gurning, yang hengkang ke Arema Malang versi IPL.
"Yang enggak pernah nelepon pun, nelepon. Itu kan hebohnya hari ini (kemarin), setelah pemberitaan di beberapa media. Tetapi semua sudah saya jelaskan bahwa itu belum pasti dan saya sendiri belum menerima SK dari manajemen. Tetapi sebagai pelatih, siapa sih yang tidak mau menjadi pelatih kepala dan menjalankan materi latihan sendiri," katanya melalui telepon seluler (ponsel), Sabtu (23/2/2013) malam.
Edi merasa tak ada yang berbeda setelah ia dikabarkan jadi pelatih kepala. "Biasa aja. Karena ini kan masih wacana. Karena wacana saya menanggapi biasa saja," ujarnya.
Mantan asisten pelatih teknik klub Liga Primer Indonesia (LPI) Bintang Medan ini menjelaskan ingin tetap di Medan, meskipun sudah lisensi A dan dua klub di luar Sumatera yang berniat meminangnya sebagai pelatih kepala. Alasannya bukan karena akan diangkat jadi Pelatih Kepala PSMS, tapi karena kondisi persepakbolaan nasional masih dualisme. Selain itu, ia mengaku telah dikontrak secara lisan oleh PSMS. "Jadi sebelum saya mengambil lisensi A kepelatihan, PSMS sudah meminang saya. Dan saya katakan saya ingin mengambil lisensi dan mereka merestui," katanya.
Namun, Suharto AD, mantan bosnya saat Bintang Medan dan PSMS musim 2010/2011, ternyata belum mengetahui isu atau wacana Edi "naik kasta". "Itu kan ributnya gara-gara koran tadi. Mungkin dia (Suharto) belum mengetahui karena sedang ke luar kota menjalani laga away," katanya.
Edi menambahkan, hingga sekarang belum punya niat berduet kembali dengan Suharto, yang kini menjadi asisten Suimih Diharja di PSMS Liga Indonesia. "Saat ini belum. Tetapi kita kan enggak tahu ke depannya seperti apa. Hubungan dengan Suharto tetap sama seperti dahulu," katanya. Suharto dan Edi Syahputra dianggap berhasil mengarsiteki PSMS musim 2010/2011.