Rabu, 29 April 2026

Arema Cronous Yakin Tak Kena Sanksi

“Kedua tim tidak ada yang keberatan dengan kejadian Minggu lalu,” kata Sudarmaji, Selasa (26/2/2013).

Tayang:

Laporan dari M Zainuddin wartawan surya

TRIBUNNEWS.COM,MALANG - Banyak pelanggaran saat Arema Cronous menjamu Sriwijaya FC di Stadion Kanjuruhan, Minggu (24/2/2013) lalu. Tapi menajemen Arema Cronous yakin PT Liga Indonesia (PT LI) tidak akan menjatuhkan sanksi.

Media Officer Arema Cronous, Sudarmaji menyatakan manajemen langsung kirim surat klarifikasi ke PT LI, Senin (25/2/2013). Surat ini dilampiri penjelasan dari Kapolres Malang, AKBP Adi Deriyan Jayamarta, dan surat kesepakatan antara Polres, manajer kedua tim, panpel, dan Pengawas Pertandingan (PP).

“Kedua tim tidak ada yang keberatan dengan kejadian Minggu lalu,” kata Sudarmaji, Selasa (26/2/2013).

Dalam laga yang berakhir 4-1 itu, animo Aremania menyaksikan laga sangat tinggi. Ribuan Aremania tidak bisa masuk stadion karena tiket yang dicetak panpel sudah habis. Panpel mencetak tiket sesuai kuota maksimal stadion, yaitu 33.000 orang.

Agar tidak ada tindakan anarkisme, panpel minta persetujuan ke Polres, manajer tim Sriwijaya FC, dan PP agar Aremania diluar stadion diperkenankan masuk.

Pihak terkait ini sepakat membiarkan Aremania masuk. Tapi pendukung fanatik Arema ini harus tertib selama pertandingan.

“Langkah ini diambil untuk menjaga kondisi kondusif,” tambahnya.

Berbekal surat kesepakatan inilah manajemen yakin tidak akan mendapat sanksi. Sebab, semua pihak yang terlibat dalam pertandingan sepakat membiarkan Aremania masuk stadion.

“Ini murni keputusan bersama dari kapolres, panpel, dan kedua tim,” tambahnya.

Bukan hanya membludaknya penonton saja yang dikategorikan pelanggaran selama pertandingan bertanding. Sebagian suporter juga menyalakan kembang api dan laser dalam pertandingan.

Master of ceremonies (MC) sempat memperingatkan penonton agar tidak menyalakan laser. Sebab, PP bisa menghentikan laga dan memberi sanksi pada Arema.

Pria yang akrab disapa Darmaji ini juga yakin PT LI tidak akan menjatuhkan sanksi atas insiden tersebut. Kedua tim tidak keberatan dengan penyalaan kembang api dan laser.

“Semua itu tidak sampai menganggu jalannya pertandingan,” terang Darmaji.

Tapi manajemen tetap melaporkan semua insiden yang terjadi selama pertandingan ke PT LI. Klub sudah beberapa kali sosialisasi soal kreativitas yang minim menimbulkan api dan asap.

Menurutnya, langkah klub tidak akan optimal tanpa bantuan PT LI selaku regulator kompetisi.

“Semua itu butuh proses,” imbuhnya.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
29
20
6
3
50
18
32
66
2
Borneo FC
29
21
3
5
61
28
33
66
3
Persija
30
19
5
6
56
26
30
62
4
Malut United
30
14
7
9
61
41
20
49
5
Persebaya
30
13
9
8
45
35
10
48
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved