Balotelli: Aku Orang Normal
Mario Balotelli angkat bicara terkait kisah hidupnya di luar lapangan.
TRIBUNNEWS.COM – Mario Balotelli angkat bicara terkait kisah hidupnya di luar lapangan. Menurut penyerang AC Milan ini, bergonta-ganti pasangan dan hasrat terhadap mobil balap bukanlah sesuatu hal salah.
Perjalanan cinta Balotelli memang kerap kandas. Termutakhir, dia dikabarkan putus cinta dengan wanita asal Belgia, Fanny Neguesha. Padahal, sebelum dengan Neguesha, dia sempat berhubungan dengan Rafaella Fico. Keduanya mengakhiri cinta dengan cara yang buruk. Balotelli dianggap tak bertanggung jawab saat sang anak yang diberi nama Pia lahir.
Menariknya, setelah berpisah dengan Neguesha, Balotelli dikabarkan membeli sebuah mobil Ferrari F450 yang ditaksir seharga 250 ribu euro. Sebelumnya, Balotelli juga sudah memiliki mobil Bentley yang dicat dengan corak ala militer.
"Cinta terhadap wanita lumrah bagiku. Mobil? Aku menyukai mobil balap. Aku rasa tak ada masalah bila menyukai mobil balap," tutur Balotelli dalam wawancara bersama CNN.
"Beberapa insiden mewarnai hidupku dan langsung mewarnai surat kabar. Tetapi, aku tak merasa sebagai orang gila dengan pemberitaan selama ini. Aku hanyalah orang normal," sambung Balotelli.
Mantan penyerang Manchester City ini juga membeberkan kepuasannya setelah meninggalkan Inggris untuk bergabung dengan AC Milan. Pasalnya, media Inggris dinilai terlalu mengeksploitasi sisi negatif hidupnya.
"Aku merasa bahagia di dekat keluarga dan teman-temanku, tak seperti di Inggris dimana aku sendiri. Di sana, aku diperlakukan tidak adil. Aku senang dapat pergi dari Inggris," ujar pemain berusia 22 tahun ini.
Ia juga sedikit menyalahkan media yang dianggapnya berusaha memberikan image yang salah tentang dirinya. Namun ia percaya bahwa orang yang benar-benar mengenalnya tahu siapa Mario Balotelli yang sesungguhnya.
"Yang penting bagi saya adalah orang yang mengenal saya sudah tahu seperti apa kepribadian saya. Orang yang tak mengenal saya dan hanya membaca di koran atau melihat di televisi mungkin punya beragam pendapat. Saya tak bisa menunjukkan diri saya yang sebenarnya lewat media," tambahnya.