Selasa, 9 Juni 2026

Catenaccio vs Tiki-taka

Dua tim nasional dengan sejarah besar dalam perhelatan Piala Eropa U21 akan berjumpa di partai final Euro U21 di Teddy Stadium, Jerusalem

Tayang:
Penulis: Husein Sanusi
Editor: Sanusi

Live on RCTI

Selasa (18/6/2013) Pukul 23.00 WIB

TRIBUNNEWS.COM - Dua tim nasional dengan sejarah besar dalam perhelatan Piala Eropa U21 akan berjumpa di partai final Euro U21 di Teddy Stadium, Jerusalem, Selasa (18/6/2013). Italia U21 dan Spanyol U21 akan mengukir sejarah dengan tinta emas dalam perhelatan tersebut.

Spanyol U21 bermodalkan rekor bersih 100 persen kemenangan sejak babak penyisihan tanpa satu kalipun kemasukan gol dalam empat laga. Matador muda juga akan mempertahankan gelar juara yang mereka pada tahun 2011 di Denmark.

Sementara Italia U21 berhasrat mematahkan rekor belum kalah Spanyol U21 di kompetisi ini sekaligus ingin mendapatkan rekor menjuarai kompetisi Eropa U21 untuk yang keenam kali sepanjang sejarah turnamen antartimnas muda di Benua Biru.

Ada perbedaan tipikal permainan diperagakan kedua kesebelasan seperti ditunjukkan di laga sebelumnya. Sebagaimana diketahui Spanyol U21 masih kuat dengan filosofi permainan mereka yakni menguasai ball posession yang jadi ciri khas permainan Matador.

Sementara Italia U21 masih diwarnai dengan gaya permainan pertahanan solid atau Catenaccio untuk kemudian melakukan serangan sporadis ke pertahanan lawan. Gaya bermain defensif itu terlihat jelas saat laga semifinal melawan Belanda U21. Kendati terus digempur lawan, Azzurrini justru akhirnya berhasil mencuri kemenangan tipis 1-0 lewat gol semata-wayang Fabio Borini.

Bukan rahasia lagi, pelatih Italia U21, Devis Mangia adalah pemuja Arrigo Sacchi --sang perumus Cattenaccio. Bahkan dengan tandas, Mangia menyatakan dirinya tak peduli sekalipun strategi bertahannya dikecam banyak orang. "Saya tak peduli, yang penting adalah kita menang," katanya.

Bek kanan Italia U21, Giulio Donati, meyakini pola permainan itu akan mampu mematikan permainan Spanyol. "Pertahanan yang bagus bisa menjadi senjata terbaik jika Anda ingin menjadi juara atau memenangkan sebuah turnamen. Tapi kredit tentunya harus diberikan kepada semua anggota tim. Gelandang akan membantu dan defender juga akan bekerja ekstra untuk menekan ke depan," kata Donati seperti dilansir UEFA.com.

Kualitas pertahanan tim besutan Devis Mangia memang sangat solid. Mereka biasanya bekerja dalam satu unit tim untuk merangsek ke pertahanan lawan. Inilah yang menyebabkan mereka lolos ke final dengan mengalahkan tim kuat Belanda U21 di semifinal.

Menghadapi Spanyol U21, Donati mengaku sudah punya rencana khusus untuk menumbangkan sang juara bertahan. "Melawan Spanyol kami harus sangat terorganisir secara teknis. Tidak hanya harus melakukan tekel terhadap Isco tapi juga kepada semua rekan satu timnya," tambahnya.

Tentunya akan jadi pekerjaan yang cukup berat buat tim Azzurri muda untuk mencari kelemahan Spanyol U21. Sebagaimana diketahui, gawang tim Spanyol U21 belum sekalipun pernah kebobolan. Itu menunjukkan kualitas pertahanan mereka sangat kuat.

Ini belum lagi ditambah dengan soliditas lini tengah Matador muda yang digalang para pemain bintang yang sudah biasa menghadapi pertandingan besar di level senior. Yang paling mencolok adalah keberadaan dua maestro lini tengah, Thiago Alcantara dan Isco.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
8
8
0
0
23
4
19
24
2
Bayern Munich
8
7
0
1
22
8
14
21
3
Liverpool
8
6
0
2
20
8
12
18
4
Tottenham
8
5
2
1
17
7
10
17
5
Barcelona
8
5
1
2
22
14
8
16
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved