Liga Super Indonesia
Tidak Mudah Bagi Gresik United Hadapi Sriwijaya FC
Gresik tidak bisa memainkan striker asal Paraguay, Aldo Barreto yang mengalami cedera patah tangan saat melawan Arema pada 14 Juni 2013.
TRIBUNNEWS.COM - Menghadapi Sriwijaya FC pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) musim 2012/2013 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Rabu (19/6), pelatih Gresik United, Widodo C Putro mengaku, pertandingan tidak akan mudah.
Tetapi Widodo akan berusaha semaksimal mungkin.
Apalagi Laskar Joko Samudro, julukan Gresik, tidak bisa memainkan striker asal Paraguay, Aldo Barreto yang mengalami cedera patah tangan saat melawan Arema pada 14 Juni 2013.
Sebagai penggantinya, Widodo telah menyiapkan langkah antisipasi dengan memainkan penyerang lain.
"Kami masih memiliki stok yang cukup di posisi striker, seperti Riski Novriansyah, dan Sultan Samma. Untuk skuad lainnya, kami akan mempertahankan skuad saat menahan seri Arema 1-1," tutur Widodo.
Soal kekuatan Sriwijaya FC, Widodo mengakui Sriwijaya FC tim yang kuat. Namun dirinya tidak terlalu khawatir.
"Di sepak bola harus mengandalkan kolektifitas dengan baik. Pemain harus kerja keras dan disiplin menjalankan strategi. Selain itu, pemain jangan besar kepala karena berhasil menahan Arema di Malang," jelas Widodo.
Meski demikian, Widodo menginstruksikan kepada anak asuhnya untuk mewaspadai seluruh pemain Sriwijaya FC yang memiliki kemampuan merata, khususnya Erick Weeks yang menjadi otak permainan Sriwijaya FC.
"Dia Erick Weeks perlu diwaspadai sebab awal mula serangan Sriwijaya FC dimulai dari pemain asal Liberia itu," terang Widodo.
Selengkapnya di edisi cetak Berita Kota Super Ball