Liga Super Indonesia
Bek Persija: Apapun Hasilnya, Pertandingan Memang Akan Berlangsung Rusuh
Gol itu menyamakan kedudukan, setelah Persija unggul pada menit ke-22 melalui gol Muhammad Ilham.
Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN – Kemenangan di depan mata Persija Jakarta pupus pada menit ke-72, setelah penyerang andalan milik Persib Bandung, Sergio Van Djik mencetak gol.
Gol itu menyamakan kedudukan, setelah Persija unggul pada menit ke-22 melalui gol Muhammad Ilham.
Hasil imbang 1-1 itu bertahan sampai pertandingan berakhir. Persija pun gagal meraih poin penuh atas Persib Bandung pada pertandingan Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Maguwoharjo, Slemen, Rabu (28/8/2013).
Gol Sergio van Dijk terjadi, karena kesalahan fatal bek Persija, Ngurah Wahyu Trisnajaya dalam mengantisipasi bola.
Pemain kelahiran kota Denpasar, Pulau Bali 25 tahun itu mengaku, telah membuat kesalahan fatal di dalam mengantisipasi bola.
Dia pun menjelaskan, bahwa kesalahan itu tidak ada unsur kesengajaan sehingga membuat Sergio van Dijk dapat mencetak gol.
“Saya tidak merasa dalam keadaan tertekan. Sebenarnya kita bisa meraih poin 3 pada pertandingan kemarin. Saya mengaku itu memang kesalahan fatal, tidak ada unsur kesengajaan,” tutur Nanak saat dihubungi, Kamis (29/8/2013).
Banyak pihak menilai, mantan pemain tim nasional Indonesia U-23 di SEA Games XXVI di Jakarta-Palembang itu sengaja memberikan bola kepada Sergio van Dijk sehingga dapat mencetak gol.
Nanak sengaja melakukan itu supaya menghindarkan dari adanya perang antar suporter The Jakmania dan Bobotoh. Sebab hasil imbang dinilai adil bagi kedua kesebelasan.
“Apapun hasilnya, pertandingan memang akan berlangsung rusuh. Tidak pernah ada niat sengaja atau bagaimana,” katanya.
Kesalahan pada pertandingan menghadapi Persib Bandung dijadikan oleh Nanak sebagai pembelajaran supaya ke depan lebih baik.
Dia pun berjanji untuk tidak mengulangi kesalahan-kesalahan fatal seperti yang terjadi pda pertandingan Rabu kemarin.
“Saya mendapatkan pembelajaran dari sana untuk ke depan supaya lebih baik. Bek sehebat apapun pasti pernah melakukan kesalahan,” harapnya.