Kamis, 30 April 2026

FIFPro Tuntut PSSI Segera Selesaikan Masalah Tunggakan Gaji Pemain

FIFPro menuntut PSSI agar memperhatikan kesejahteraan pesepakbola profesional di Indonesia.

Tayang:
Penulis: Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM – Federasi Pemain Sepak Bola Profesional Internasional (FIFPro) menuntut PSSI agar memperhatikan kesejahteraan pesepakbola profesional di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan delegasi FIFPro saat berkunjung ke Jakarta pada Rabu (9/10/2013) sampai Kamis (10/10/2013). Kedatangan FIFPro ke Jakarta ini diwakili oleh dua orang delegasi mereka yaitu, Ketua FIFPro Asia - Oceania, Brendan Schwab dan Sekretaris Jenderal, FIFPro Asia - Oceania, Fredrique Winia.

Brendan Schwab mengatakan, pihaknya memberikan konsentrasi penuh terhadap kondisi pesepakbola profesional di Indonesia yang dinilai masih jauh dari harapan.

"Di Indonesia tampaknya tidak ada hukum yang melindungi pesepakbola. Pemain bermain seperti tanpa wasit. Jika hukum yang ada tidak mampu memberikan perlindungan, maka diperlukan langkah hukum lain untuk memberikan perlindungan," kata Brendan ditemui di Gedung Kemenpora, Jakarta, Kamis (10/10/2013).

Menurut anggota Komite Eksekutif (Exco) FIFPro itu, di Indonesia sebenarnya sudah ada lembaga yang menaungi pesepakbola profesional, yakni Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI).

Namundia menilai APPI justru tidak diakui oleh PSSI selaku asosiasi sepak bola di Indonesia. Organisasi pimpinan Djohar Arifin Husin itu justru mengakui Asosiasi Pemain Sepak Bola Nasional Indonesia (APSNI). Organisasi pimpinan Mundari Karya itu telah diakui di Kongres Tahunan PSSI.

"FIFPro telah bekerja sama dengan APPI selama 5 tahun dalam membantu memberikan perlindungan dan proteksi kepada pesepak bola Indonesia. FIFPro memiliki perjanjian kerjasama dengan FIFA. FIFPro membawahi 60 negara anggota FIFA dan 60.000 pesepakbola profesional,"

"Berdasarkan hal tersebut PSSI harusnya hanya mengakui APPI sebagai asosiasi pesepakbola profesional yang diakui di Indonesia. FIFPro tidak mengakui asosiasi pesepakbola yang diakui PSSI meski itu hasil kongres. Jadi keputusan PSSI tidak legitimate, karena tidak dapat dukungan dari FIFPro,".

Berdasarkan laporan yang diterima oleh Brendan Schwab, dia mendapatkan informasi bahwa di Indonesia masih terjadi penunggakan gaji pemain. Oleh karena itu, pihaknya meminta PSSI supaya segera menyelesaikan permasalahan gaji pemain, sebelum musim baru bergulir pada Januari 2014.

"Meminta kepada PSSI menyelesaikan tunggakan gaji pemain paling lambat sebelum musim baru dimulai. FIFA lisensing agreement memberikan peraturan ketika satu klub tidak memenuhi lisensi maka klub itu tidak bisa main di satu kompetisi. Menjadi satu keharusan musim 2014 dimulai segala peraturan harus dilaksanakan," tambahnya.

Berikut Empat Poin Tuntutan FIFPro dan APPI Kepada PSSI:

- FIFPro meminta kepada PSSI melakukan negosiasi kepada APPI

- Pengakuan APPI

- Kejelasan Tunggakan Gaji Pemain

- Jaminan Perlindungan Pesepakbola sesuati peraturan FIFA sesuai Stauta FIFA di musim baru

Tags
PSSI
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Borneo FC
30
22
3
5
62
28
34
69
2
PERSIB
29
20
6
3
50
18
32
66
3
Persija
30
19
5
6
56
26
30
62
4
Malut United
30
14
7
9
61
41
20
49
5
Persebaya
30
13
9
8
45
35
10
48
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved