Jumat, 23 Januari 2026

Liga Champions

Chelsea vs Bucharest: Laga Come Back Ashley Cole

Manajer Chelsea, Jose Mourinho, memastikan akan memainkan Ashley Cole ketika menjamu Steaua Bucharest

Penulis: Deodatus Pradipto
net
Jose Mourinho dan Ashley Cole 

TRIBUNNEWS.COM - Manajer Chelsea, Jose Mourinho, memastikan akan memainkan Ashley Cole ketika menjamu Steaua Bucharest di Stamford Bridge, London, pada matchday keenam Grup E Liga Champions, Kamis (12/12/2013) dinihari. Ashley Cole hadir di saat-saat krusial karena pertahanan The Blues sedang mendapat sorotan serius.

Ashley Cole terus menghuni bangku cadangan sejak Chelsea tumbang 0-2 di kandang Newcastle, 2 November silam. Ia juga sempat mengalami cedera pada tulang rusuk sehingga posisinya di bek kiri diambil alih oleh Cesar Azpilicueta di tujuh laga terakhir The Blues di Premier League dan Liga Champions.

Media-media Inggris melansir kabar yang menyebutkan Jose Mourinho berencana memainkan kembali bek kiri Timnas Inggris itu ketika menjamu Bucharest. Terlepas dari performanya yang menurun pada musim ini, Ashley Cole tetaplah pemain utama di pos bek kiri. Azpilucueta sejatinya seorang bek kanan. Tanpa Cole di atas lapangan, lini pertahanan Chelsea menjadi bulan-bulanan lawan.

Dari tujuh laga terakhir, Chelsea hanya tiga kali mencatatkan clean sheet. Sementara itu di dua laga terakhir, gawang klub asal London Barat itu sudah enam kali dijebol lawan.

"Kami banyak mencatatkan clean sheet pada musim ini, namun dalam dua pertandingan terakhir kami terlalu banyak kemasukan. Ini tidak seperti kami dan hal tersebut terjadi karena kesalahan-kesalahan individual," ujar bek Gary Cahill di situs resmi Chelsea.

Chelsea sudah memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions, namun mereka harus meraih kemenangan atas Bucharest demi mengamankan tempat di puncak klasemen Grup E.

Selain itu kemenangan akan mengembalikan kepercayaan diri pasukan The Blues yang secara mengejutkan ditumbangkan Stoke City 2-3 di Premier League akhir pekan lalu.

Pengatur serangan tim, Juan Mata, menilai sudah tidak ada waktunya bagi tim untuk terpuruk pascakekalahan tersebut. Menurut Mata, sekarang adalah waktunya bagi tim untuk fokus berusaha mengalahkan Bucharest.

"Kami ingin menutup fase grup dengan kemenangan di depan publik kami sendiri. Kemenangan akan membuat kami lolos sebagai juara grup," tulis Mata di blog pribadinya.

Pertahanan yang kokoh akan menjadi kunci bagi Chelsea untuk meraih tiga angka, maklum di tiga pertemuan sebelumnya Bucharest mampu sekali meraih kemenangan.

Selain pertahanan, lini depan juga menjadi kunci karena logika dasar sepak bola adalah mencetak gol sebanyak mungkin ke gawang lawan untuk meraih kemenangan.

Di sinilah masalah Chelsea. Trio penyerang mereka, Fernando Torres, Samuel Eto'o, dan Demba Ba, secara akumulatif baru mencetak empat gol di Premier League.

Di Liga Champions torehan ketiganya masih lebih baik, mereka menyumbang lima dari 11 gol Chelsea di fase grup. Namun demikian, Mourinho tetap tidak puas terhadap performa para penyerangnya.

"Penyerang-penyerang Premier League lain sudah mencetak sekitar 10 atau 12 gol dan jika saya ditanya apakah saya ingin para penyerang saya mencetak 8, 10, atau 12 gol, saya jawab ya," tutur Mourinho dikutip Sky Sports.

Torres, Eto'o, dan Ba harus membuktikan ketajaman mereka ketika menghadapi Bucharest. Apalagi pada pertemuan pertama, ketika Chelsea menang 4-0, ketiganya tidak menyumbang gol. Ketika itu gelandang Ramires menyumbangkan dua gol, Frank Lampard satu gol, dan satu gol bunuh diri Daniel Georgievski.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved