Jumat, 8 Mei 2026

Persebaya 1987/1988 Tantang Mantan Niac Mitra

Kami tidak membatasi pemain Persebaya angkatan berapa, semua pemain mulai tahun 1950 an dan masih ada kami undang.

Tayang:

Laporan Wartawan Surya,Fatkhul Alami

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - Pecinta sepak bola di Surabaya bakal disugugi aksi pemain-pemain tim Persebaya 1987/1988 yang kala itu juara kompetisi perserikatan.
Persebaya dijadwalkan bentrok menghadapi tim Niac Mitra Legend di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Minggu (15/12/2013) pagi.

Pertandingan dua tim yang pernah jadi kebanggaan warga Surabaya dan Jatim ini dikemas secara fun.

Skuad Persebaya 1997/1988 yang dulu disegani di Indonesia sudah memberi konfirmasi datang pada laga reuni ini.

"Pertandingan ini untuk sebenarnya untuk mengenang mendiang Rae Bawa dan Mudayat yang sudah meninggal beberapa bulan lalu. Sambil kumpul-kumpul, melakukan pertandingan di Surabaya dan nanti juga ada aksi sosial engumpulan dana. Dananya nanti diserahkan ke istri Rae Bawa dan Mudayat," sebut Iwan Syafi'i, koordinator pertandingan legend ini kepada Surya Online(Tribunnews.com Network), Kamis (12/12/2013).

Eks pemain Persebaya 1987/1988 yang memastikan ikut meramaikan pertandingan ini, seperti I Putu Yasa, Kusnadi, Edi Mujiarto (kiper). Kemudian Muharom Rusdiana, Yongky Kastanya, Maura Helly, Subangkit, Nuryono Haryadi, Budi Yohanes, Air Sainyakit, Usman Hadi, Nanang Atwamuji, Seger Sutrisno, Syamsul Arifin dan Mustaqim.

Di luar Persebaya 1987/1988, kata Iwan, juga ikut datang ke pertandingan ini. Seperti Jhoni Fahamsyah, Hadi Ismanto, Subodro, Ferel Raimond Hatu, Yusuf Ekodono, Ibndu Grahan dan pemain lainnya.

"Kami tidak membatasi pemain Persebaya angkatan berapa, semua pemain mulai tahun 1950-an dan masih ada kami undang. Ada mantan pemain yang kini di Jakarta sudah konfirmasi mau datang," jelas Iwan.

Tidak beda dengan Persebaya, tim Niac Mitra legend juga bakal turun dengan pemain-pemain tenarnya saat itu. Seperti Rudy W Keltjes, Joko Malis, Hanafing, M Zein Al Hadaad atau Mamak.

Kemudian ada empat pemain Niac Mitra asal Makassar yang akan datang. Antara lain, Malawing, Budi Aswin, Dulah Rahim dan satu orang pemain belakang.

"Rencananya hari Jumat (13/12/2013) sudah tiba di Surabaya," kata pria yang pernah jadi manajer tim Persebaya dan Bentoel Galatama ini.

Tidak hanya itu, kata Iwan, dirinya juga terus berusaha mengajak Fandi Ahmad dan David Lee. Mantan dua bintang Niac Mitra itu saat ini berada di Singapura.
"Kami terus mencari nomor kontak keduanya (Fandi Ahmad dan David Lee). Mudah-mudahan bisa datang," harap Iwan.

Iwan menjelaskan, dalam laga ini juga mengundang istri, anak dan cucu mantan pemain-pemain Persebya dan Niac Mitra ke Stadion Tambaksari. Tidak ketinggalan, tokoh dan klub-klub sepak bola di Surabaya ikut diundang.

"Kami ingin mengumpulkan keluarga-keluarga mantan pemain. Laga ini bisa sebagai ajang rekreasi keluarga," pungkas Iwan.

Mantan striker Persebaya 1987/1988, Mustaqim menyambut senang laga ini. Mantan pelatih Deltras Sidoarjo dan Persela Lamongan ini tidak akan melupakan tim Persebaya saat juara di kompetisi perserikatan.

"Persebaya dan Niac Mitra itu merupakan tim besar asal Surabaya. Persebaya bermain di perserikatan, Niac Mitra di kompetisi Galatama. Banyak kenangan membanggakan dan akhirnya juara," ucap Mustaqim.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
35
23
7
5
67
26
41
76
2
Man. City
34
21
8
5
69
32
37
71
3
Manchester United
35
18
10
7
63
48
15
64
4
Liverpool
35
17
7
11
59
47
12
58
5
Aston Villa
35
17
7
11
48
44
4
58
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved