Sergio Ramos Tak Bisa Lupakan Antonio Puerto
Pemain belakang Real Madrid, Sergio Ramos baru-baru ini merayakan momentum 10 tahun kariernya bersama Real Madrid.
TRIBUNNEWS.COM – Pemain belakang Real Madrid, Sergio Ramos baru-baru ini merayakan momentum 10 tahun kariernya bersama Real Madrid. Ada banyak kenangan selama satu dekade tersebut. Banyak kenangan indah dirasakan dengan klub terkaya di dunia itu tapi juga ada kenangan yang membuat dia merasa sangat bersedih dan terpukul.
Kenangan yang paling membuat dia merasa terpukul adalah ketika dia kehilangan seorang sahabat bernama Antonio Puerta yang meninggal setelah mengalami serangan jantung saat bermain bola.
Puerta adalah teman dekat Ramos sejak mereka masih anak-anak hingga tumbuh remaja. Bahkan keduanya pernah satu tim di Sevilla. Ramos di posisi bek tengah sedangkan Puerta di bek kiri (wing back) Setelah tiga tahun main di Sevilla, Ramos bergabung dengan Real Madrid pada musim 2005.
Insiden terjadi pada Agustus 2007. Di lapangan, tepatnya di dekat tiang gawang, Puerta tiba-tiba ambruk. Puerta sempat dibawa ke rumah sakit dan mendapat perawatan intensif namun dia kemudian meninggal tiga hari kemudian pada 28 Agustus 2007.
"Hubungan saya dengan dia sangat spesial, kami bersama sejak anak-anak dan kami sering bepergian bersama. Kami tumbuh bersama sejak masih main bola di level anak-anak. Dan orang tua kami juga sama-sama saling menjaga dan merawat satu sama lain layaknya seperti keluarga sendiri karena kami selalu diantar mereka pada saat main bola di sebuah lapangan di Seville," kata Sergio Ramos dilansir situs resmi Real Madrid.
"Ketika tragedi itu terjadi itu membuat saya sangat terpukul, keluarga saya juga dan kejadian itu mengagetkan dunia sepak bola. Dia orang baik, anak yang riang dan menjalani hidup dengan kehidupan yang sehat. Saya selalu menyempatkan diri mengenang dia," katanya.
Di Real Madrid, Sergio Ramos biasa memakai kaus nomor 4. Namun ketika main di timnas Spanyol dan meraih juara dunia pada Piala Dunia 2010 pun, Sergio Ramos memilih nomor punggung 15. Dia memakai nomor 15 itu adalah untuk mengenang Puerta. Nomor 15 adalah nomor yang pernah dipakai sahabatnya itu dalam satu kali penampilannya bersama timnas Spanyol pada 7 Oktober 2006. Puerta yang mendapat kaus nomor 15 menggantikan Capdevila pada menit ke-52 pertandingan melawan Swedia.
Ramos merayakan "ulang tahun" ke-10 debutnya di Divisi Utama Liga Spanyol. Debut bek tersebut bersama Sevilla pada usia muda 17 tahun dalam pertandingan melawan Deportivo di Stadion Riazor yang berakhir dengan skor 0-1.
Itu adalah titik awal dari karir dia yang spektakuler. Setelah tiga tahun di Sevila, Real Madrid merekrutnya pada musim panas 2005. Itu jadi batu loncatan karirnya.
Dengan 313 kali pengalaman bertanding di Liga, dia dipuji sebagai salah satu pemain terbaik di dunia. Wakil kapten El Real tersebut sempat menceritakan tentang kariernya dalam sebuah wawancara.
"Debut saya adalah mimpi yang menjadi kenyataan setelah semua kerja keras yang telah saya lakukan. Saya masih memiliki mimpi yang sama untuk terus memenangkan gelar juara lagi. Saya orang yang sangat ambisius dan berusaha untuk terus berkembang setiap harinya. Saya masih punya urusan yang belum terselesaikan di Liga Champions. Mudah-mudahan ini adalah tahun kami merebutnya, sejauh ini kami berada di jalur yang benar," katanya.
Sejak kecil, kehidupan Ramos selalu berkaitan erat dengan sepak bola. Pada saat anak-anak, dia sangat senang bermain bola dengan anak-anak tetangga. "Mereka menyebut saya tornado. Saya selalu berlari dengan bola. Ini hobi ketika saya masih sangat muda. Sepakbola adalah sesuatu yang sangat saya sukai. Ketika saya berusia lima tahun aku pergi menonton saudaraku René bermain di tim Camas, tim yang berasal dari daerah kami. Suatu hari saya bertekad harus bisa bermain dengan mereka. Ternyata pelatih menyukai saya," katanya.
Dia masuk di Tim Muda Sevilla dua tahun kemudian. Sergio Ramos mulai gabung pada U-12, U-16, dan U-18 tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140203_132831_sergio-ramos-bersama-dengan-mendiang-antonio-puerta.jpg)