Liga Super Indonesia
Persib Bandung Apakah Mau Digembosi PSSI? tanya Umuh Muchtar
Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar sangat kecewa dengan keputusan Komisi Disiplin PSSI
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar sangat kecewa dengan keputusan Komisi Disiplin PSSI yang menjatuhkan sanksi berupa uang denda sebesar Rp325 juta.
Melalui situs resmi PT Liga Indonesia, Komdis mengeluarkan 10 sanksi sesuai keputusan rapat, Kamis (27/2) silam. Empat hukuman dijatuhkan kepada Maung Bandung, yakni kegagalan Persib menggelar laga melawan Persija Jakarta pada Sabtu (22/2) lalu, panpel didenda Rp50 juta. Komdis pun akhirnya memutuskan menjadwal ulang laga klasik tersebut.
Setelah itu, Panpel Persib pun dijatuhi denda paling sebesar yakni Rp250 juta, akibat nyayian rasial yang dilakukan suporter atau bobotoh pada laga melawan Semen Padang, Minggu (16/2) lalu.
Terakhir pemain Persib juga tak luput dari denda yakni Ferdinand Sinaga karena terbukti mengeluarkan perkataan kotor kepada wasit. Dia didenda Rp25 juta, paling lambat seluruh denda tersebut harus sudah dibayar pada 27 Maret mendatang.
"Hukuman ini sangat tidak adil untuk Persib. Apakah PSSI mau menggembosi Persib supaya tidak maju? hukuman ini sama sekali sangat tidak adil," tegas Umuh dihubungi melalui telepon selularnya di Singapura, Selasa (4/3) malam.
Lebih lanjut, Umuh juga mempertanyakan dalam sidang yang dilakukan Komdis kenapa tidak mengundang pihak Persib, sehingga ada penjelasan lebih rinci sebelum Komdis mengetuk palu.
"Ini hukuman apa, sama sekali tidak adil, kenapa kita tidak diundang? kenapa tidak ada penjelasan? Untuk saat ini, kami masih pikir-pikir dulu kalau masalah bayar denda. Kalau mau dihukum, silahkan hukum, tapi yang benar," keluh Umuh.
Berikut empat poin keputusan Komdis untuk Persib Bandung:
1. PANITIA PELAKSANA PERTANDINGAN PERSIB BANDUNG, yang melakukan tingkahlaku buruk dan tidak patut karena gagal menyelenggarakan pertandingan home PERSIB vs PERSIJA tanggal 22 Februari 2014, dengan hukuman denda Rp. 50 juta yang dibayarkan paling lambat 27 Maret 2014.
2. Gagal menyelenggarakan pertandingan PERSIB VS PERSIJA, KOMISI DISIPLIN PSSI menyatakan agar PT. Liga Indonesia menjadwal ulang pertandingan antara PERSIB BANDUNG melawan PERSIJA JAKARTA.
3. PANITIA PELAKSANA PERTANDINGAN PERSIB BANDUNG, yang melakukan tingkahlaku buruk dan tidak patut karena menyanyikan lagu rasis “Wasit Goblok” dan pelemparan botol air mineral ke pemain Semen Padang pada pertandingan PERSIB vs SEMEN PADANG tanggal 16 Februari 2014, dengan hukuman denda Rp. 250 juta yang dibayarkan paling lambat 27 Maret 2014.
4. FERDINAND SINAGA, Pemain PERSIB BANDUNG melakukan tingkahlaku buruk dan tidak patut karena memaki WASIT dengan kata-kata kotor “Wasit Anjing, Wasit Binatang” pada pertandingan PERSIB vs SEMEN PADANG tanggal 16 Februari 2014, berupa larangan bermain 2 (dua) kali BARITO PUTRA vs PERSIB tanggal 8 Maret 2014, PERSIB vs AREMA tanggal 13 April 2014 dalam kompetisi ISL 2014 dan hukuman denda Rp. 25 juta yang dibayarkan paling lambat 27 Maret 2014.
Duniasoccer/Revi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140304_211716_umuh-muchtar-nunjukkkkinsapa.jpg)