Breaking News:

Tur Nusantara Timnas U19

Mitra Kukar Junior Harus Pressing Timnas U-19

Pelatih Mitra Kukar U-21 Rahmat Hidayat, menginstruksikan tim asuhnya untuk bermain agresif dan pressing ketat lawan.

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Pemain Timnas Indonesia U-19 Evan Dimas Darmono (kanan), melesatkan tendangan saat melakukan latihan di Stadion Sempaja, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (12/3/2014). 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Budhi Hartono

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Mitra Kukar junior siap meladeni Timnas Indonesia U-19, pada laga lanjutan uji coba bertajuk Tur Nusantara di Kalimantan Timur, di Stadion Madya Aji Imbut, Tenggarong, Kabupaten Kukar, Senin (17/3/2014) malam.

Pelatih Mitra Kukar U-21 Rahmat Hidayat, menginstruksikan tim asuhnya untuk bermain agresif dan pressing ketat lawan.

"Semua pemain kami sudah siap dan semangat untuk laga besok. Saya berharap, anak-anak bermain semangat seperti laga semifinal dan final di kompetisi ISL U-21 musim lalu," kata Rahmat, Minggu (16/3/2014).

Menurutnya, strategi dan taktik permainan tim asuhan Indra Sjafri mengandalkan penguasaan bola (ball posession), mendobrak pertahanan lawan melalui dua pemain sayapnya, mengandalkan umpan tusuk dan crossing, serta melakukan counter attack (serangan balik).

"Kemarin saya melihat tim U-19 lawan Tim Pusam U-21. Memang mereka kuasai bola. Saya sudah instruksikan pemain, supaya marking setiap pemain lawan dan harus agresif. Lawan pasti main satu- dua sentuhan," ungkap Rahmat.

Laga uji coba menghadapi Timnas U-19, Rahmat berharap tim asuhannya bisa menunjukkan permainan terbaik, dan bisa memberikan perlawanan.

"Minimal bisa mengimbangi Timnas U-19. Mereka sudah terbiasa bermain kolektif," ujarnya.

Untuk mengantisipasi serangan Timnas U-19, Rahmat mengatakan timnya perlu mewaspadai pergerakan dari sayap kiri dan kanan. Ia menilai, tim Garuda Muda selalu membuka pertahanan lawan melalui pemain sayap.

"Sayap lawan perlu diwaspadai. Kami siapkan Samsudin dan Noval sebagai center back. Dia akan dibantu Lopendam dan Irfan Harus sebagai bek kiri dan kanan. Mereka juga harus dibantu pemain gelandang bertahan seperti Ali Surahman, Tigam Alif, dan Abdul Rohil (alias Tole)," papar Rahmat. (*)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved