Piala Dunia 2014

Millane Fernandez Masih Merasakan Demam Bola di Jerman Tahun 2006

"Ngerti bola yang gila-gilanya itu 2006 saat Jerman sebagai tuan rumah Piala Dunia. Uforia berasa banget," ujar Millane Fernandez.

Millane Fernandez Masih Merasakan Demam Bola di Jerman Tahun 2006
Warta Kota/Alex Suban
Millane Fernandez saat jumpa pers tayangan Piala Dunia 2014 Grup Viva Media di Planet Futsal, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/6/2014). (Warta Kota/alex suban)

TRIBUNNEWS.COM - Penyanyi lagu resmi Piala Dunia 2014 asal Indonesia, Millane Fernandez menceritakan demam bola yang dialami dirinya itu persis tahun 2006, saat tinggal di Jerman.

Saat itu, Jerman sebagai tuan rumah Piala Dunia 2006, sehingga atmosfirnya begitu membekas dalam kehidupannya hingga sekarang. Pengalaman itu yang membuat Millane tak bisa berpaling dari Jerman.

"Ngerti bola yang gila-gilanya itu 2006 saat Jerman sebagai tuan rumah Piala Dunia. Uforia berasa banget," ujar Millane Fernandez kepada Harian Super Ball di Kuningan, Jakarta.

Millane menceritakan sejak tahun 1998, dirinya sudah menyukai sepak bola. Kapten Timnas Perancis 2006, Zinedine Zidan menjadi salah satu pemain idola perempuan keturunan Jerman itu.

Akan tetapi, kecintaan Millane terhadap sepak bola waktu itu hanya biasa saja. Tidak seperti setelah merasakan gegap gempita pesta olahraga Piala Dunia 2006.

Millane mengaku dirinya pengagum fanatik Tim Panser. Selain karena keturunan Jerman, ia menilai tim jagoannya itu sangat kuat dengan spirit luar biasa yang mampu mengguncang stadion Sao Paolo, Brazil.

"Sepak bola kalau hanya mengandalkan kemampuan individu itu kurang bagus. Perlu tim spirit. Dan Jerman kuat di spirit itu," ujarnya.

Ia menegaskan kenapa di Tahun 2006 tiba-tiba jagoannya itu menyerah di semi final, alasannya lebih pada faktor kurang fokus karena pertimbangan usia tergolong muda.

"Kenapa di semi final 2006  tiba-tiba blank, akhirnya kalah. Karena masih muda dan kebersamaannya belum terlalu kuat. Kalau sekarang pemainnya sudah lebih tangguh," ujarnya.

Penulis: Syahrul Munir
Editor: Dewi Pratiwi
Sumber: Super Skor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved