Liga Super Indonesia
PBR Tantang Persipura di Semifinal, Dejan: Saya Mau Tidur Lebih Dulu
Pelatih Pelita Bandung Raya (PBR), Dejan Antonic seolah terlepas dari beban berat usai sukses membawa timnya melangkah ke semifinal
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Pelatih Pelita Bandung Raya (PBR), Dejan Antonic seolah terlepas dari beban berat usai sukses membawa timnya melangkah ke semifinal Liga Super Indonesia (LSI) setelah menang atas Persib Bandung 2-1.
Soal laga kontra Persipura Jayapura yang sudah menunggu di semifinal, ia sempat melontarkan canda ketika ditanyai wartawan soal pertandingan tersebut.
"Saya tidur dulu dan istirahat baru berpikir," ujarnya sembari tertawa.
Namun, akhirnya, nakhoda PBR itu bersedia berkomentar. "Tak masalah ketemu Persipura Jayapura. Yang jelas, kami mau menang, tapi keputusan terakhir tetap di tangan Tuhan. Kami harus tetap jujur seperti biasa," katanya.
Menurutnya, PBR adalah kontestan termuda di babak semifinal. Persipura dan Arema dianggap sebagai tim kuat lantaran beberapa kali menjadi juara. "Persib tim besar dan kami tim paling kecil," katanya. Namun, menurutnya, itu tak berarti peluang PBR tertutup.
"Kalau kami punya satu persen, kami akan manfaatkan peluang itu," kata Dejan. Dia menolak anggapan bahwa PBR mengandalkan keberuntungan hingga melaju ke semifinal. "Kami ini bukan lucky team," ujarnya.
Secara keseluruhan, Dejan gembira timnya mampu melewati laga berat kontra Persib Bandung. Baginya, pertandingan sore itu bukan hanya masalah fisik melainkan kemenangan mengatasi mental dan psikologi para pemain.
Itu lantaran PBR juga harus mengikuti hasil pertandingan antara Mitra Kukar dan Persebaya. "Saya salut untuk semua pemain dan semua yang ada tim ini. Banyak orang tak yakin pada kami, tapi saya percaya pada pemain saya dan sebaliknya," ujar Dejan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20141031_133457_skuat-pelita-bandung-raya-selebrasi.jpg)