Ekspatriat dan Suporter Lokal Bersatu di Sampdoria Club Indonesia
Sampdoria Club Indonesia memiliki beberapa kegiatan rutin yang diadakan di setiap pekannya seperti nobar dan bermain futsal.
TRIBUNNEWS.COM - Perbedaan budaya dan kewarganegaraan sirna saat memiliki kesamaan mendukung klub sepak bola. Itulah yang terjadi pada komunitas Sampdoria Club Indonesia (SCI), penggemar klub sepak bola Serie A Italia, Sampdoria. Hubungan mereka erat dan seperti bertemu dengan saudara.
"Dalam Sampdoria Club Indonesia yang terbentuk 25 September 2009 ini, tidak hanya diisi suporter lokal, ada juga suporter asing. Mereka pendukung klub Sampdoria yang berasal dari negara Italia," ujar Zaky Raja, Humas Sampdoria Club Indonesia, kepada Harian Super Ball, kemarin.
Menurut Zaky, suporter asing ini memang benar-benar warga negara Italia yang berasal dari Kota Genova. Mereka telah lama tinggal di Jakarta dan memiliki pekerjaan tetap di berbagai bidang pekerjaan.
"Anggota asing ini senang sekali bergabung dengan Sampdoria Club Indonesia, seperti bertemu dengan saudara jauh. Hubungan kami dengan para ekspatriat erat sekali, dan mereka sangat antusias dengan adanya komunitas yang mewadahi pendukung klub Sampdoria di Indonesia. Di setiap acara yang digelar, sebisa mungkin hadir untuk memeriahkan serta berkumpul bersama suporter lainnya," ujar Zaky.
Sampdoria Club Indonesia memiliki beberapa kegiatan rutin yang diadakan di setiap pekannya. Selain nonton bareng (nobar) pertandingan klub Sampdoria di markas mereka, Restoran Mamma Rosy, Kemang, Jakarta Selatan, juga main futsal.
Saat ini, jumlah anggota Sampdoria Club Indonesia sekitar 100 orang tersebar di seluruh Indonesia. Khusus di Jakarta tercatat sekitar 30 orang. Dan yang menarik, jumlah pendukung yang berasal dari Italia lebih banyak ketimbang pendukung lokal (Indonesia).
Baca di Koran Super Ball, Selasa (18/11/2014)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/sampdoria-club-indonesia_20141118_112059.jpg)