Bayern Muenchen Tidak Sadar bikin Kerabat Raja Arab Saudi itu Marah
Uniknya, pihak Bayern baru menyadari insiden itu setelah rombongan Al Hilal sudah pergi. Menurut Markus Hörwick, kejadian itu hanya salah paham.
TRIBUNNEW.COM - Bayern Muenchen mengakhiri latihan musim dingin di Timur Tengah dengan insiden tak menyenangkan. Juara Liga Jerman musim 2014-2015 ini membuat marah Pangeran Abdulrahman bin Musaid, yang masih kerabat Raja Arab Saudi.
Menurut harian The Local, Abdulrahman bin Musaid adalah pemilik klub Al Hilal, yang merupakan klub lawan latih-tanding Bayern di akhir masa latihan musim dingin. Seharusnya pertandingan persahabatan itu diakhir dengan makan malam bersama, namun menurut pihak Al Hilal, rombongan mereka dilarang masuk ke ruangan tempat makan malam itu diadakan. Maka marahlah sang Pangeran, dan, sambil marah-marah dia dan para pemainnya meninggalkan tempat itu.
"Ini sangat memalukan dan tak bisa diterima. Tim saya ditolak masuk. Padahal sebelum disepakati kami akan makan malam bersama," begitu omelan sang Pangeran seperti dilansir Bild.
Uniknya, pihak Bayern baru menyadari insiden itu setelah rombongan Al Hilal sudah pergi. Menurut Markus Hörwick, Direktur Media Bayern, kejadian itu hanya salah paham. "Kami justru menunggu-nunggu kedatangan rombongan Al Hilal di dalam, dan mereka tidak muncul. Ternyata ada salah paham," katanya.
Menurut dia lagi, pihak Bayern tidak mengurusi soal akses masuk ke ruangan makan itu, karena mereka sendiri adalah tamu. Selanjutnya pihak Bayern akan meminta maaf secara resmi kepada Pangeran Abdulrahman bin Musaid dan para pemain Al Hilal.
Baca Selengkapnya di Harian Super Ball, Rabu (21/1/2015)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pangeran-abdulrahman-bin-musaid_20150121_144159.jpg)