Agen Kontroversial Batal Nyalon Jadi Presiden FIFA
Sebelumnya, Raiola sudah berkoar-koar untuk melengserkan Blatter yang sudah hampir dua dekade memimpin FIFA.
TRIBUNNEWS.COM, MADRID - Agen kontroversial Mino Raiola memutuskan tidak melanjutkan ambisinya menjadi orang nomor satu FIFA menyusul munculnya nama ketua federasi sepakbola Belanda (KNVB) Michael van Praag sebagai kandidat dalam pemilihan presiden pada Mei mendatang.
Sebelumnya, Raiola sudah berkoar-koar untuk melengserkan Blatter yang sudah hampir dua dekade memimpin FIFA. Ia mengaku ingin memperbaiki badan tertinggi sepakbola dunia itu yang menurutnya sedang dilanda kebobrokan dan membutuhkan revolusi. Namun, Raiola akhirnya mengurungkan niatnya itu lantaran Van Praag ia nilai lebih pantas menjadi penantang Blatter ketimbang dirinya.
“Maju sebagai presiden FIFA bukanlah tentang saya, melainkan tentang menghadrikan kandidat bagus untuk menantang Blatter. Kita sudah memiliki kandidat yang dimaksud,” ujar Raiola kepada NOS seperti dikutip dari goal.
“Van Praag adalah seseorang yang punya koneksi lebih baik. Ia lebih sabar dan sudah terbiasa dalam dunia politik. Saya dengan senang hati memberikan jalan kepada pribadi sepertinya,” tukas sang agen yang punya klien top seperti Zlatan Ibrahimovic dan Paul Pogba ini.
Dengan mundurnya Raiola, Blatter kini masih memiliki lima penantang lain yakni Jerome Champagne, Prince Ali Bin Al Hussein, Van Praag, David Ginola, dan yang terkini adalah Luis Figo.