Soccer Style

Marcos Rojo dan Juan Mata Jadi Instruktur Bahasa Spanyol

Saya pikir kami berdua sangat menikmatinya. Menyenangkan melihat bagaimana anak-anak bermain sepakbola

Marcos Rojo dan Juan Mata Jadi Instruktur Bahasa Spanyol
IST
Marcos Rojo dan Juan Mata 

TRIBUNNEWS.COM - Bahasa Spanyol bukanlah sesuatu yang terdengar asing di telinga Juan Mata dan Marcos Rojo, karena bahasa itu merupakan bahasa ibu mereka. Dalam kegiatan kampanye School United, dua pemain Manchester United itu berkesempatan menjadi guru bahasa Spanyol untuk para siswa di SMA Swinton.

Rojo dan Mata menjawab pertanyaan murid-murid dengan bahasa Spanyol, seperti mengatakan betapa bahagianya mereka di Manchester serta pentingnya kerja keras di sekolah. Keduanya juga mengungkapkan mata pelajaran favoritnya saat masih bersekolah. Mata mengatakan, saat duduk di kelas 10, ia menikmati pelajaran bahasa yang mana hal itu juga diamini oleh Rojo.

Rojo yang belum lancar berbicara bahasa Inggris, mengatakan dirinya saat ini berusaha untuk bisa berkomunikasi dengan bahasa Inggris. Keinginan Rojo agar lancar berbahasa Inggris terinspirasi dari semangat anak-anak di Swinton yang terlihat antusias belajar bahasa Spanyol.

“Ini merupakan pengalaman yang menyenangkan datang ke sini hari ini dan melihat bagaimana anak-anak belajar. Ini adalah motivasi bagi saya melihat bagaimana mereka belajar bahasa Spanyol sehingga saya terus berusaha memperbaiki bahasa Inggris saya. Itu semua berjalan baik. Juan banyak membantu saya,” kata Rojo.

Rasa surprise melihat siswa SMA Swinton mampu berbicara bahasa Spanyol tak hanya dialami Rojo. Juan Mata juga merasakan hal yang sama. Menurutnya, meski awalnya siswa-siswa itu tampak malu-malu, namun ia menilai mereka cukup bagus berbicara bahasa Spanyol.

“Menyenangkan melihat bagaimana mereka berbicara dengan bahasa saya. Mereka bagus. Sedikit pemalu pada awalnya, tapi mereka bagus. Sangat menyenangkan melihat bagaimana anda bisa menginspirasi anak-anak. Itu sama seperti saya masih kecil dulu. Karena saya melihat pemain sepakbola datang ke sekolah saya. Saya ingat itu adalah pemain Real Oviedo. Saya ingat mereka dulu datang ke sekolah setahun sekali,” paparnya.

Selain belajar bahasa Spanyol, Rojo dan Mata juga menjadi wasit pertandingan sepakbola tiga lawan tiga. Mata sempat mengeluarkan kartu merah untuk maskot Manchester United, Fred the Red, karena memonopoli bola sendirian.

“Saya pikir kami berdua sangat menikmatinya. Menyenangkan melihat bagaimana anak-anak bermain sepakbola dan kami mencoba menjadi wasit sebaik mungkin. Kemudian kami mengajari mereka bahasa Spanyol,” kata Mata.

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Husein Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved