Soccer Style

Ferdinand Sinaga Mau Jadi Pengacara Jika Sudah Pensiun Bermain Bola

Sedangkan Ferdinan Sinaga mengatakan akan mencoba peruntungan sebagai pengacara jika tidak menjadi pesepakbola

Ferdinand Sinaga Mau Jadi Pengacara Jika Sudah Pensiun Bermain Bola
bolanews.com
Ferdinand Sinaga 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Memanfaatkan waktu luang di sela-sela latihan rutin, punggawa Sriwijaya FC mengunjungi SMU Xaverius 3 dan SMP Maria Palembang, Rabu (25/2/2015) lalu.

Ratusan siswa dari kedua sekolah yang terletak di pusat kota tersebut tumpah ruah guna melihat secara langsung pemain SFC yang diwakili trio Ferdinand Sinaga, Patrick Wanggai dan Yohanis Nabar.

Kehadiran ketiganya disambut dengan beragam aksi unik, mulai dari membentangkanspanduk dukungan, teriakan yel-yel hingga membuat masakan khas tradisional.

Ferdinand Sinaga mengaku cukup kaget dengan sambutan tersebut dan tidak mengira akan berlangsung meriah serta diikuti ratusan siswa.

“Awalnya saya memang disuruh pelatih Beny Dollo untuk hadir kesini untuk berbincang dan memberikan motivasi, namun saya kira hanya di dalam kelas. Tidak tahunya di lapangan upacara dan hampir semua siswa ikut, tapi kami senang hadir disini dan berbagi pengalaman dengan mereka,” ungkap pemain terbaik Indonesian Super League (ISL) musim lalu ini.

Beragam pertanyaan unik pun keluar dari siswa SMA Xaverius 3 Palembang saat diberikan kesempatan untuk berdialog dengan pemain laskar wong kito. Seperti Jefri siswa kelas 3 Xavega yang menanyakan akan menjadi ketiga pemain tersebut jika tidak menjadi pemain sepakbola.

Patrick Wanggai menjawab bahwa dirinya kemungkinan akan lebih memilih menjadi PNS seandainya tidak berkarier sebagai pemain sepakbola, begitu pun jawaban yang dilontarkan oleh Anis Nabar.

Sedangkan Ferdinan Sinaga mengatakan akan mencoba peruntungan sebagai pengacara jika tidak menjadi pesepakbola professional.

“Untuk meraih kesuksesan, diperlukan komitmen, kerja keras, disiplin dan sekolah juga sangat penting. Dan itu berlaku bukan hanya untuk pesepakbola, namun di segala bidang. Saya sendiri juga sangat peduli dengan pendidikan, karena kita tidak tahu apa yang terjadi kedepannya, bisa saja pemain itu terkena cedera parah sehingga harus pension dini, jika tidak ada persiapan di bidang akademis, tentu akan sangat merugikan,” ungkap Patrick Wanggai.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Xaverius 3 Palembang Alexander Koharman mengaku pihaknya sengaja mengundang pemain SFC untuk memberikan motivasi bagi seluruh siswanya yang tengah bersiap mengikuti ujian kenaikan kelas dan kelulusan.

“Banyak siswa kami yang juga menyukai sepakbola dan SFC merupakan klub kebanggaan seluruh Sumatera Selatan. Jadi melalui acara ini, pihak sekolah berharap siswa dapat mendengar langsung bagaimana pemain seperti Ferdinan Sinaga, Patrick Wanggai dan Anis Nabar meraih kesuksesan itu bukan dengan cara instan, melainkan perlu kesungguhan dan tekad yang kuat,” ujarnya singkat. (mg9/TS)

Editor: Husein Sanusi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved