Komite Ad-Hoc PSSI Bikin Terobosan Agar Sepakbola Masuk Level Dunia Tahun 2045
Komite Ad-Hoc Sinergi bentukan Komite Eksekutif PSSI menyebut tahun 2045 atau 100 tahun kemerdekaan RI, sepakbola bisa berkancah dunia
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Komite Ad-Hoc Sinergi bentukan Komite Eksekutif PSSI menyebut tahun 2045 atau 100 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, persepakbolaan tanah air harus sudah berkiprah di kancah dunia.
Ketua tim Ad-Hoc, Soeryopratomo mengatakan pencapaian tahun 2045 bukan hal yang mudah. Akan tetapi, ia bersama 11 anggota timnya bakal membuat terobosan dan juga rumusan agar sesuasi dengan program kinerja.
"Rencannya dalam seminggu ke depan, kami akan mengundang stakeholder untuk memberikan masukan mereka. Hal itu agar tim Ad-Hoc bisa merumuskan konsep pembinaan untuk pengurus PSSI untuk masa mendatang." Katanya di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis (5/3/2015).
“Tim ini tidak punya kepentingan apa-apa kecuali membangun PSSI yang lebih baik seperti melakukan winning organization,” tambahnya.
Tak berbeda, anggota tim Ad-Hoc, Fritz Simanjuntak yang juga sosiolog sekaligus konsultan SDM, menambahkan target 2045 bukanlah waktu yang lama. Menurutnya, dalam kurun waktu 30 puluh tahun itu sepakbola Indonesia akan tumbuh melewati serangkain pembinaan dari PSSI.
Hal lain yang perlu diperhatikan yakni, pembangunan sarana berlatih untuk melahirkan pemain muda berbakat. Jika soal sarana tidak bisa dipenuhi ini akan sulit untuk mencapai target 2045 sepakbola Indonesia berjaya.
“Sarana kita sangat kurang, saat ini hanya ada Stadion Gelora Bung Karno di Jakarta, jika dibandingkan dengan Singapura negara kecil tentu berbeda jauh terutama peran pemerintahannya. Sebabnya, kami mengidentifikasi stakeholder mana yang bisa mendukung PSSI untuk terjadinya wining competition, organitation, dan national team,” tuturnya.