Piala Presiden 2015

Menjamu Arema, Bali United Lebih Siap

Indra mengatakan, dirinya sudah menyiapkan skema permainan yang lebih baik dari leg pertama, saat Serdadu Tridatu kalah tipis 1-2.

Menjamu Arema, Bali United Lebih Siap
SURYA/SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
TANTANG AREMA - Indra Sjafri memimpin latihan skuat Bali United dalam sesi uji lapangan di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (18/9/2015). Bali United akan dijamu Arema Cronus dalam babak delapan besar Piala Presiden pada 19 September 2015. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO 

Laporan Wartawan Harian Super Ball, Sigit Nugroho

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Pelatih Bali United Pusam, Indra Sjafri mengatakan, timnya lebih siap menjalani leg ke-2 Piala Presiden 2015 menjamu Arema di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (27/9/2015).

"Kami lebih siap menjalani leg ke-2 ini dibanding di leg pertama kemarin, karena saya sudah melakukan beberapa perbaikan. Segala kekurangan tim sudah dibenahi saat latihan-latihan," kata Indra kepada Harian Super Ball.

Sayangnya Indra enggan menjelaskan perbaikan yang dilakukannya.

"Saya tidak bisa menjelaskannya kepada media. Yang pasti kami sudah sangat siap menjamu Arema. Apalagi Bobby Satria sudah kembali bisa diturunkan menggantikan posisi Wahyu Kristanto atau Syaiful Anwar yang sedang cedera," ujar Indra.

Indra juga enggan membeberkan strategi atau formasi yang akan dilakukan di laga nanti. Indra hanya mengatakan, dirinya sudah menyiapkan skema permainan yang lebih baik dari leg pertama, saat Serdadu Tridatu kalah tipis 1-2.

"Saya sudah mempelajari kekurangan dan kelebihan lawan. Berdasar itulah, saya telah menyiapkan strategi jitu untuk memenangkan laga nanti, karena hanya melalui kemenanganlah, kami bisa lolos ke babak semifinal," ucap Indra.

Pada leg pertama pekan lalu, Bali United takluk 1-2 dari Singo Edan, julukan Arema. Kemenangan 1-0 cukup untuk membawa Bali United lolos ke babak selanjutnya.

Ketika ditanya apakah ada perintah penjagaan khusus terhadap beberapa pemain Arema, Indra menjelaskan,"Saya tidak menginstruksikan kepada pemain untuk melakukan penjagaan ketat terhadap salah satu pemain Arema. Kami mewaspadai Arema sebagai tim. Mereka juga memiliki motivasi untuk lolos ke semifinal. Jadi yang perlu diperhatikan adalah semangat dan totalitas mereka," jelas Indra.

Selain menargetkan kemenangan, Indra juga ingin menggunakan pertandingan nanti untuk menambah pengalaman anak asuhnya.

"Kemenangan memang menjadi target, tetapi yang terutama adalah proses kemajuan kualitas baik individu atau tim. Apalagi kami bukan kumpulan pemain bintang, melainkan pemain muda yang punya perkembangan baik di masa depan," tutur Indra.

Meski sebagian besar anak asuhnya adalah pemain muda, tetapi Indra tetap yakin bisa memberikan yang terbaik.

"Saya tidak mau mengumbar apa yang sudah dilakukan tim untuk melawan Arema. Tapi yang jelas tim sudah siap untuk mengambil poin penuh," papar Indra.

Penulis: Sigit Nugroho
Editor: Dewi Pratiwi
Sumber: Super Skor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved