Sriwijaya FC Ingin Uji Coba dengan Persis Solo Jelang Turnamen Piala Jenderal Sudirman
Sekretaris Klub Sriwijaya FC, Faisal Mursyid mengatakan rencana itu sudah dibicarakan, namun hingg kini belum kepastian waktu pelaksanaannya
Penulis:
Sigit Nugroho
Editor:
Dewi Pratiwi
TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Jelang laga perdana di turnamen Piala Jenderal Sudirman dengan melawan Gresik United pada 19 November 2015, Sriwijaya FC (SFC) berencana melakukan laga uji coba dengan Persis Solo.
Sekretaris Klub Sriwijaya FC, Faisal Mursyid mengatakan rencana itu sudah dibicarakan, namun hingg kini belum kepastian waktu pelaksanaannya.
"Untuk memudahkan jarak, rencananya kami akan memindahkan pemusatan latihan ke Solo pada 11 November 2015. Tanggal 17 November kami akan geser ke Malang untuk memulai laga perdana melawan Gresik pada 19 November. Sebelum laga itu, kami punya rencana untuk uji coba dengan Persis Solo," kata Faisal kepada Harian Super Ball.
Faisal berujar, pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan manajemen Persis terkait rencana uji coba itu.
"Tetapi sampai sekarang belum tahu konkritnya, jadi atau tidak. Kami akan menanyakan kembali ke manajemen Persis, soal waktu pelaksanaan ujicoba itu. Intinya kami harus melakukan minimal satu kali uji coba di Solo sebelum memulai laga di Piala Jenderal Sudirman," ujar Faisal.
Rencana uji coba itu, ucap Faisal, sebagai langkah persiapan timnya agar bisa mendapat hasil yang lebih baik dari turnamen sebelumnya.
Di Piala Presiden 2015, tim berjuluk Laskar Wong Kito itu berhasil menjadi runner up.
"Tentunya target kami di Piala Jenderal Sudirman lebih baik dari Piala Presiden. Kalau lebih baik berarti kan bisa jadi juara kan,"ucap Faisal.
Oleh karena itu, Faisal berharap seluruh pemainnya bisa tampil lebih baik dan lebih maksimal dari Piala Presiden 2015.
"Semua lawan kami di Grup A berat. Di grup ini banyak tim besar, seperti Persija Jakarta, Arema, Gresik United, dan Persipasi Bandung Raya. Butuh hasil terbaik untuk menjadi juara. Hanya kerja keras saja yang bisa mewujudkan target itu. Meski jadi runner up di Piala Presiden 2015, kami tidak merasa lebih baik dari tim lain. Justru kami harus melakukan persiapan lebih baik lagi, karena tim-tim lain juga punya target sama," jelas Faisal.
Namun sayangnya, target itu tidak sesuai dengan persiapan tim, karena hingga sekarang jumlah pemain yang sudah ikut latihan baru sebanyak 11 pemain.
Padahal Faisal mengklaim pihaknya sudah memiliki 23 pemain. Faisal pun memastikan tidak akan merekrut pemain baru.
"Kami sudah tidak hunting pemain baru lagi, karena sudah memiliki 23 pemain. Materi pemain diisi oleh 80 persen dari pemain lama saat mengikuti Piala Presiden 2015. Sisanya diisi pemain muda dari Sriwijaya U-21, seperti Jalnando," terang Faisal.
Faisal juga mengklaim Osas Saha dan TA Musafri masih bertahan di Sriwijaya FC.
"Kami juga memastikan Abdoulaye Maïga di Sriwijaya FC dan mendapatkan Raffaele Simone Quintieri, pemain asal Italia. Dengan demikian kuota tiga pemain asing sudah lengkap ditambah dengan Hyun," tegas Faisal.
Simone merupakan sepupu mantan gelandang enerjik AC Milan, Gennaro Gattuso. Sebelumnya Sriwijaya FC sempat memasukkan nama Simone dalam daftar pemain untuk Liga Super Indonesia 2015 namun terpaksa dipulangkan ke Italia karena saat proses persiapan mengalami cedera hamstring.