Piala Bhayangkara
Pelatih Persib Protes Tindakan Wasit Beri Kartu Merah Yanto Basna
Pada menit ke-71, Yanto Basna menerima kartu kuning kali kedua setelah bermaksud menendang keluar botol air minum hasil lemparan suporter Persib.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelatih Persib Bandung, Dejan Antonic tak terima atas ganjaran kartu merah yang diberikan wasit Nusur Fadilah kepada bek sayap Rudolf Yanto Basna dalam partai final Piala Bhayangkara di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (3/4/2016) malam.
Pada menit ke-71, Yanto Basna menerima kartu kuning kali kedua setelah menendang keluar botol air minum hasil lemparan suporter Maung Bandung.
Botol plastik itu kemudian menghajar kepala gelandang Arema, Esteban Vizcara yang tengah duduk di daerah penalti.
Nusur dengan jelas melihat peristiwa tersebut langsung melayangkan sebuah kartu merah untuk mantan penggawa Mitra Kukar itu.
"Pertandingan ini kacau karena ulah wasit, keputusannya sangat tidak bagus buat kami. Selama pertandingan kami juga tidak dapat free kick, saya sudah minta wasit diganti tapi tak ditanggapi oficial," protes Dejan usai laga.
Persib kalah 2-0 atas Arema Cronus lewat gol Raphael Maitimo dengan teknik back-heel pada menit ke-59.
Sementara gol kedua terjadi menit ke-89, penyerang pemain pengganti Sunarto mencetak gol melalui tandukkan akurat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pelatih-persib-bandung-dejan-antonic_4_20160326_072851.jpg)