Liga Inggris
Manchester United dan Barcelona Punya Filosofi Sama tentang Pemain Muda
Marcus Rashford pernah diprediksi bakal hanya menjadi "bintang semusim" di Manchester United.
TRIBUNNEWS.COM, INGGRIS - Marcus Rashford pernah diprediksi bakal hanya menjadi "bintang semusim" di Manchester United.
Itu lantaran Louis van Gaal, pelatih Man United musim lalu yang mengorbitkan Rashford, lengser dan digantikan Jose Mourinho.
Paman Mou sendiri, dikenal jarang memberikan banyak kesempatan bagi pemain muda akademi klub yang diasuhnya. Ia lebih menyukai membeli pemain sudah jadi dan siap pakai.
Namun, Rashford ternyata mampu bertahan dan terus menunjukkan perfoma ciamiknya di bawah asuhan Mourinho.
Nicky Butt, legenda MU yang kekinian menjadi pelatih akademi "Setan Merah", mengatakan Rashford merupakan bintang muda paling bersinar di kota Manchester.
"Tapi, Manchester United sebenarnya masih memiliki banyak pemain muda bertalenta seperti Rashford. Ada Callum Gribin, Sean Goss, dan juga Fosu-Mensah. Kami tak kehabisan stok pemain akademi," tutur Butt.
Butt mengatakan, pemain-pemain muda tersebut bukannya tak mendapat kesempatan unjuk gigi di bawah kepemimpinan Mourinho.
Ia mengatakan, Man United memunyai kebijakan untuk tidak cepat-cepat mengorbitkan pemain mudanya di tim utama.
"Hal itu juga yang disepakati Mourinho. Kami tak mau pemain-pemain muda kami cepat-cepat merasakan tekanan yang bisa merusak performa mereka. Tentu Rashford adalah pengecualian. Biarlah mereka berkembang secara alamiah. Seperti pemain-pemain muda Barcelona," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/louis-van-gaal-marcus-rashford-dan-jose-mourinho_20161002_173349.jpg)