Indonesia Soccer Championship
Ibnu Grahan Terus Benahi Skuat Bhayangkara FC
Ibnu menuturkan, dirinya tidak mau memikirkan apakah timnya bisa bertahan di papan atas atau bahkan bisa menjadi juara
TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Masuk ke empat besar klasemen sementara Indonesia Soccer Championship A (ISC A) 2016 tidak membuat pelatih Bhayangkara FC, Ibnu Grahan berpuas diri.
Ibnu tetap akan membenahi timnya agar bisa tampil lebih baik lagi sampai akhir ISC A.
"Kami masih menyisakan 13 pertandingan lagi. Harapannya bisa menyelesaikan seluruh laga itu dengan sebaik mungkin agar posisi di klasemen semakin meningkat. Posisi di klasemen sementara ini belum bisa dijadikan patokan kami bisa berhasil ke puncak klasemen sampai akhir ISC A," kata Ibnu kepada Harian Super Ball.
Saat ini tim berjuluk The Great Alligator itu berada di peringkat 4 dengan 39 poin dari 21 laga.
"Hasil ini tidak membuat kami berpuas diri. Kami akan terus berbenah diri, karena persaingan di papan atas akan semakin ketat. Semua tim pasti ingin mengakhiri ISC A dengan hasil yang memuaskan. Karena turnamen ini akan dijadikan modal untuk menjalani kompetisi resmi musim depan. Begitu juga dengan kami. Oleh karena itu, kami akan membenahi semua kekurangan dan memaksimalkan keunggulan yang dimiliki pemain," ujar Ibnu.
Ibnu menuturkan, dirinya tidak mau memikirkan apakah timnya bisa bertahan di papan atas atau bahkan bisa menjadi juara.
"Kami tidak mau memikirkan itu. Yang kami pikirkan adalah dari pertandingan ke pertandingan. Kami akan berusaha keras untuk menjaga trend positip ini sampai akhir ISC A. Saya akan memperbaiki apa-apa saja yang masih kurang, mulai dari skill, kerjasama, taktik, skema permainan, sampai mental pemain. Semuanya harus diperhatikan supaya tim ini sesuai harapan. Targetnya adalah dapat poin di tiap laga, khususnya laga home," tutur Ibnu.
Ibnu bersyukur timnya bisa menang saat menjamu Bhayangkara FC dengan skor 2-1 pada 7 Oktober 2016.
Itu hasil yang cukup memuaskan, meski Otavio Dutra dan kawan-kawan harus bekerja keras.
"Absennya Evan Dimas dan I Putu Gede yang memperkuat Timnas Senior Indonesia cukup berpengaruh pada performa tim. Tetapi kami tidak mau menjadikan itu sebagai alasan. Saya akan mempersiapkan tim dengan lebih baik lagi, karena kami jangan bergantung pada satu dua pemain saja. Semua pemain punya peran penting. Itu yang akan saya maksimalkan untuk menghadapi pertandingan selanjutnya," terang Ibnu.
Evan dana I Putu Gede memang akan memperkuat Timnas jelang menghadapi Vietnam, Minggu (9/10/2016).
Ibnu mengucapkan, peran Evan Dimas yang biasa menjadi motor serangan terbantu oleh gelandang asal Korea Selatan, Lee Yoo Joon.
"Pada pertandingan melawan Pusamania, Lee tampil dengan solid membantu pertahanan dan juga penyerangan. Performa Lee yang baik membuat lini tengah tim tetap berjalan seimbang. Lee mampu menjalankan tugasnya dengan baik, " ucap Ibnu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pelatih-surabaya-united-ibnu-grahan_20151113_154128.jpg)