Kematian Anjing Kesayangan Bikin Proses Pemulihan Erik Lamela Berjalan Lambat
Kematian Simba memang menjadi pukulan yang telak bagi Lamela, setelah serangkaian peristiwa buruk menimpanya
Editor:
Dewi Pratiwi
TRIBUNNEWS.COM - Erik Lamela sudah cukup lama tidak tampil bersama skuad Tottenham Hotspur, akibat cedera pinggul yang dialaminya sejak Oktober 2016.
Proses pemulihannya dari cedera itu berjalan lambat, dan salah satunya disebabkan oleh terpuruknya mental Lamela, setelah ditinggalkan anjing kesayangannya, Simba.
Sebagaimana dilansir Telegraph, Lamela begitu terpukul dengan kematian Simba, seekor anjing jenis english buldog.
Pasalnya, gelandang Tottenham asal Argentina ini sangat mencintai Simba. Kecintaan itu ditunjukkannya dengan mengunggah foto dirinya bersama Simba di media sosial.
"Sampai di rumah, menemukan fan nomor 1 sudah menanti," tulis Lamela dalam salah satu fotonya bersama Simba di instagram.
Kematian Simba memang menjadi pukulan yang telak bagi Lamela, setelah serangkaian peristiwa buruk menimpanya.
Setelah mengalami cedera pinggul, Lamela harus pulang ke Argentina, karena adiknya mengalami kecelakaan.
Saat dia kembali ke Inggris, pemulihan cedera pinggulnya mengalami kemunduran, kemudian disusul kematian Simba.
Melihat seorang pemainnya patah hati, maka Mauricio Pochettino, Pelatih Tottenham, mengizinkan Lamela "melarikan diri" ke Roma, untuk menenangkan pikiran.
Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Rabu (25/1/2017)