Liga Indonesia
Usai Didenda Rp 50 Juta, Panpel Persib Minta Bobotoh Rapi
Denda terbesar Persib dengan membayar Rp 30 juta kepada Komisi Disiplin PSSI ketika menjamu Persipura Jayapura.
Laporan Wartawan SuperBall.id, Mochamad Hary Prasetya
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Baru pekan keenam Liga 1, Persib Bandung harus mengeluarkan uang denda sebesar Rp 50 juta.
Hal itu dikarenakan tindakan suporternya yang menyalakan petasan serta flare ketika klub berjuluk Maung Bandung tersebut bertanding di laga kandang.
Denda terbesar Persib dengan membayar Rp 30 juta kepada Komisi Disiplin PSSI ketika menjamu Persipura Jayapura.
Jumlah tersebut lebih besar karena sebelumnya Persib sudah membayar denda sebesar Rp 20 Juta.
Agar kejadian yang tidak diinginkan enggan terulang, General LOC Persib, Budhi Bram Rachman, meminta kepada Bobotoh agar bisa santun.
Sebab, denda akan berlipat jika pelanggaran berulang.
"Untuk kesekian kalinya saya mengimbau kepada Bobotoh untuk tetap santun dan mentaati peraturan di dalam dan di luar stadion," ucap Bram seperti dilansir dari laman Persib.
"Karena jika ini terulang akan menjadi kerugian bagi tim dan juga bobotoh yang saat ini memiliki predikat suporter terbaik," sambungnya.
Persib akan melakukan laga kandang pada pekan ketujuh untuk menjamu Borneo FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (20/5/2017).
Pada laga tersebut diharapkan suporter Persib bisa memberikan dukungan kepada Atep dan koleganya dengan baik tanpa harus membawa petasan atau flare. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bobotoh-memberikan-dukungan-kepada-persib-bandung_20161102_205134.jpg)