Selasa, 2 Juni 2026

Liga 1

Siap ke Liga 2 Ketimbang Mubazir di Persib, Fabiano Beltrame: Yang Penting Bermain

Sebagai pemain, Fabiano Beltrame mengaku butuh bermain dalam pertandingan, tidak bisa hanya terus menjalani latihan.

Tayang:
TRIBUN JABAR / DENI DENASWARA
LATIHAN PERDANA : Pemain Persib Bandung Fabiano Beltrame (tengah) berusaha mengontrol bola saat mengikuti latihan perdana bersama tim di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (24/3/2019). Fabiano dipersiapkan di lini belakang persiapan menghadapi pertandingan Liga Indonesia 2019. 

Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Sriwijaya FC menjadi tim Liga 2 yang paling serius memakai jasa Fabiano Beltrame.

Manajemen tim berjuluk Laskar Wong Kito itu pun diketahui sudah menghubungi Fabiano Beltrame secara personal.

Fabiano Beltrame pun mengaku sudah dihubungi manajemen Sriwijaya sejak Selasa 21 Mei 2019, Ia senang lantaran setidaknya selama setengah musim ini ia tetap akan mendapat menit bermain.

Pemain yang tengah menunggu proses naturalisasi ini mengatakan, sebenarnya tidak ada jurang yang dalam antara Liga 1 dan Liga 2.

Persaingan di Liga 2 pun, kata Fabiano Beltrame akan berjalan ketat.

"Tidak apa-apa saya pikir yang penting main. Kemarin juga ada pemain dari sini yang pindah ke Liga 2, dan saya lihat level Liga 2 tidak terlalu berbeda jauh. Cuma beda dari segi divisi, sama tim yang bertanding, dan di situ terlihat klub mana yang memang berniat kembali lagi ke divisi 1 (Liga 1) atau tidak. Intinya, sekarang saya ikut maunya manajemen aja seperti apa," ujar Fabiano Beltrame saat ditemui di Stadion Sport Jabar, Rabu (22/5/2019.

Sebagai pemain, Fabiano Beltrame mengaku butuh bermain dalam pertandingan, tidak bisa hanya terus menjalani latihan.

"Ya, semua pemain, ingin main di pertandingan. Tapi itu momentum, saya harus tunggu juga, bukan karena saya tidak mau main, cuma karena kemarin (naturalisasi) belum selesai," katanya.

Fabiano Beltrame kini tengah menunggu keputusan dari manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB). Sebagai pemain professional ia siap menerima apapun keputusan nantinya.

"Ya, saya pikir kalau saya tetap di sini saya bisa kompak sama rekan setim, kami sudah akrab sekali, sekarang tergantung apa yang akan diputuskan manajemen. Saya secara personal ikut (keputusan manajemen)," ucapnya.

Pasrah ke Manajemen

Pemain Persib Bandung, Fabiano Beltrame menyerahkan keputusan peminjaman ke tim lain kepada pihak manajemen.

Fabiano Beltrame mengatakan bahwa dia sudah berbicara dengan manajemen dalam hal ini, Direktur PT PBB, Teddy Tjahyono.

Baca: Persib Bersiap Kemungkinan Terburuk Soal Naturalisasi Fabiano Beltrame: Pembelian Mubazir?

"Saya kemarin sama Pak Teddy bicara, itu tegantung sama mereka karena saya punya kontrak dengan Persib," ujar Fabiano Beltrame setelah berlatih di Stadion SPOrT Jabar Arcamanik, Rabu (22/5/2019).

Secara pribadi, mantan defender Persija Jakarta ini tidak mempermasalahkan jika nantinya dipinjamkan ke tim lain.

Dia mengaku siap untuk menjalani masa peminjaman.

"Kalau emang mereka pikir sama coach lebih bagus pinjam saya tetap senang," katanya.

Begitu juga ketika rencana peminjaman itu pada akhirnya batal.

Fabiano Beltrame mengatakan bahwa ia siap tetap berlatih bersama Persib Bandung sampai proses naturalisasinya selesai.

"Kalau tetap di sini saya juga senang dan tetap semangat karena putaran kedua sudah di depan mata," ucapnya.

Sebelumnya, Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengungkapkan bahwa Fabiano Beltrame kemungkinan besar akan dipinjamkan.

Bukan terkait performanya di lapangan, namun karena proses naturalisasinya tak kunjung selesai.

Padahal batas pendaftaran pemain lokal berakhir pada 22 Mei 2019.

Maung Bandung pun harus rela melepas Fabiano Beltrame selama setengah musim ke tim Liga 2.

Fabiano Beltrame tidak dapat dimainkan Persib Bandung karena proses naturalisasi belum selesai.

Umuh Muchtar mengaku, dari awal sudah memprediksi bahwa proses naturalisasi Fabiano Beltrame akan panjang.

Umuh pun berharap pada putaran kedua Liga 1 2019, Fabiano Beltrame sudah resmi menjadi WNI dan dapat membela Maung Bandung.

"Rasanya tidak yakin, makannya orang jangan sembarangan bilang iya (bisa segera naturalisasi) karena saya kan tidak mengatakan bahwa pasti. Karena saya tahu ini akan sulit dan harus sabar. Mudah-mudahan Fabiano Beltrame di putaran kedua sudah bisa," katanya.

Proses Naturalisasi yang Tak Pasti

Persib Bandung berharap-harap cemas soal status naturalisasi Fabiano Beltrame.

Sebab menjelang bergulirnya Liga 1 2019 yang tinggal menghitung hari, proses naturalisasi Fabiano Beltrame belum juga usai.

Sehingga besar kemungkinan Fabiano Beltrame tak akan bisa bermain jika sampai kick off Liga 1 2019 dimulai, proses naturalisasinya belum tuntas.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S Taryono mengatakan bahwa minggu ini manajemen akan memeriksa statusnya.

Sebab kata Kuswara S Taryono, naturalisasi membutuhkan proses.

"Minggu ini akan kami cek, sedang diproses memang, karena tidak bisa sekaligus proses itu," ujar Kuswara S Taryono di Graha Persib, Selasa (8/5/2019).

Andai nantinya proses naturalisasi Fabiano Beltrame tidak tepat waktu sebelum liga dimulai, Kuswara S Taryono akan segera mencari jalan keluar.

Manajemen kata dia akan terus berkoordinasi dengan pelatih Robert Rene Alberts andai kemungkinan buruk terjadi.

Kemungkinan terburuk yang potensial diderita Persib Bandung adalah pembelian mubazir Fabiano Beltrame yang tak bisa bermain di Liga 1 2019.

"Nanti yang akan kami bicarakan, pokoknya apapun tentang pemain harus dikoordinasikan dengan pelatih terutama menjelang liga," ucapnya.

Terganjal Regulasi

Persib Bandung berpotensi melanggar regulasi bila Fabiano Beltrame didaftarkan sebagai pemain lokal.

Saat mantan pemain Arema itu sedang mengurus proses naturalisasi.

Persib Bandung merekrut Fabiano Beltrame dari Madura United.

Kedatangan Fabiano Beltrame diharap dapat menambah kekuatan lini belakang Persib yang telah dihuni Bojan Malisic, dan Indra Mustafa.

Fabiano diproyeksikan menjadi WNI alias bakal melalui proses naturalisasi.

Fabiano menuturkan proses naturalisasinya sudah hampir selesai.

Pada awal April 2019, Fabiano mengaku tinggal disumpah untuk merampungkan proses naturalisas.

Sampai berita ini turun, status naturalisasi Fabiano belum jua selesai.

Persib masih berburu waktu karena kick-off Liga 1 2019 bakal digelar pada 15 Mei 2019.

Sementara itu, tenggat pendaftaran pemain Liga 1 2019 yang ditetapkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) adalah pada Rabu (8/5/2019).

Andai proses naturalisasi Fabiano bisa rampung sebelum batas waktu pendaftaran pemain, Persib justru akan melanggar regulasi Liga 1 2019.

Direktur Operator PT LIB, Dirk Soplanit menuturkan regulasi Liga 1 2019 tidak mengalami perubahan dari musim lalu.

“Regulasi tidak terlalu bermasalah karena sama dengan musim lalu.”

“Sampai yang menyangkut soal pemain juga sama tidak ada perubahan,” ucap Dirk Soplanit.

Merunut pada Regulasi Liga 1 2018, ada satu aturan yang mengganjal Persib andai Fabiano didaftarkan sebagai pemain lokal.

Pada Pasal 29 soal Persyaratan Pemain, di poin 3 dijelaskan bahwa untuk mendaftarkan pemain lokal berkompetisi di Liga 1 2019 juga ada aturannya.

Berikut bunyi regulasi tersebut :

Ketentuan khusus usia pemain lokal:

a. Usia pemain maksimal adalah 35 tahun (kelahiran 1 Januari 1982 dan setelahnya);

b. Klub diperbolehkan mendaftarkan hanya 2 pemain dengan usia diatas 35 tahun.

Menurut data di Transfermarkt yang didukung keterangan di Wikipedia, saat ini sudah ada dua pemain lokal Persib yang berusia di atas 35 tahun.

Kiper I Made Wirawan menjadi yang paling senior di skuat Persib dengan usia 38 tahun.

Lebih muda sedikit dari Made Wirawan, kapten Persib Supardi Nasir yang sudah berumur 36 tahun.

Keberadaan dua pemain tersebut sudah memenuhi batas usia maksimal pemain lokal yang bisa didaftarkan Persib untuk Liga 1 2019.

Jika ditambah dengan Fabiano yang saat ini berusia 36 tahun, Persib akan melanggar regulasi andai mendaftarkan tiga pemain tersebut.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
34
24
7
3
59
22
37
79
2
Borneo FC
34
25
4
5
74
31
43
79
3
Persija
34
22
5
7
65
29
36
71
4
Persebaya
34
16
10
8
61
35
26
58
5
Bhayangkara FC
34
16
5
13
53
45
8
53
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved