Liga Champions

Jadi Pencetak Gol di Final Liga Champions, Divock Origi Justru Dikritik

Meski mencetak gol krusial pada pertandingan final Liga Champions, striker Liverpool, Divock Origi, tetap tidak lepas dari kritikan.

Jadi Pencetak Gol di Final Liga Champions, Divock Origi Justru Dikritik
Twitter @premierleague
Pemain Liverpool merayakan gol yang dicetak Divock Origi (ketiga kiri) ke gawang Everton di menit 90+5 dalam laga pekan ke-14 Liga Inggris di Stadion Anfield, Senin (3/12/2018) dini hari WIB. 

TRIBUNNEWS.COM - Meski mencetak gol krusial pada pertandingan final Liga Champions, striker Liverpool, Divock Origi, tetap tidak lepas dari kritikan.

Liverpool sukses meraih trofi keenam mereka pada ajang Liga Champions setelah mengalahkan Tottenham Hotspur di Stadion Metropolitano, Sabtu (1/6/2019).

Liverpool mampu menjinakkan Tottenham Hotspur dengan skor 2-0.

Gol Liverpool diawali oleh tendangan penalti Mohamed Salah pada menit kedua dan ditutup dengan tendangan mendatar Divock Origi pada menit ke-87.

(Baca Juga: Link Live Streaming Timnas U-23 Indonesia Vs PSIM Yogyakarta)

Divock Origi baru dimainkan pada babak kedua tepatnya pada menit ke-58 menggantikan Roberto Firmino.

Andrea Pirlo, yang menjadi pundit bagi Sky Sport Italia, ternyata tidak begitu terkesan dengan penampilan Origi.

"Penampilan Origi sangat buruk," kata Pirlo dikutip BolaSport.com dari Metro.

"Dia tampil dalam pertandingan besar dengan penampilan seperti itu."

"Jika ia tidak mencetak gol, Liverpool seharusnya memberikannya sebuah hukuman," ujar Pirlo menambahkan.

BACA SELENGKAPNYA

Editor: Bolasport.com
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved