Piala Indonesia

Analisis Djadjang Nurdjaman Soal Sebab Gagalnya Persebaya Menang Lawan Madura United

Bahkan, tak jarang pemain tim berjuluk Bajul Ijo itu melakukan kesalahan sendiri sehingga terjadilah gol Madura United di menit ke-2.

Analisis Djadjang Nurdjaman Soal Sebab Gagalnya Persebaya Menang Lawan Madura United
SURYA/HABIBUR ROHMAN
Pemain Persebaya Surabaya Manuchekhr Dzhalilov (kanan) gagal menjebol gawang Madura United FC pada Leg 1 babak 8 besar Piala Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (19/6/2019). Gol Tunggal Osvaldo Haay pada menit 54 menjadi penyeimbang skor 1-1 yang lebih dulu didapat Madura United FC. SURYA/HABIBUR ROHMAN 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA – Persebaya Surabaya ditahan imbang Madura United 1-1 dalam Leg 1 babak 8 besar Piala Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (19/6/2019).

Di luar hasil akhir 1-1 itu, secara permainan, Persebaya pada babak pertama bermain di bawah tekanan Madura United.

Bahkan, tak jarang pemain tim berjuluk Bajul Ijo itu melakukan kesalahan sendiri sehingga terjadilah gol Madura United di menit ke-2.

Disampaikan pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman, hal itu terjadi karena skuat asuhannya belum siap secara konsentrasi.

Pemain Persebaya Surabaya Damian Lizio (kiri) dikepung pemain Madura United FC pada Leg 1 babak 8 besar Piala Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (19/6/2019). Gol Tunggal Osvaldo Haay pada menit 54 menjadi penyeimbang skor 1-1 yang lebih dulu didapat Madura United FC. SURYA/HABIBUR ROHMAN
Pemain Persebaya Surabaya Damian Lizio (kiri) dikepung pemain Madura United FC pada Leg 1 babak 8 besar Piala Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (19/6/2019). Gol Tunggal Osvaldo Haay pada menit 54 menjadi penyeimbang skor 1-1 yang lebih dulu didapat Madura United FC. SURYA/HABIBUR ROHMAN (SURYA/HABIBUR ROHMAN)

Berbeda dengan babak kedua, Persebaya lebih mendominasi permainan, termasuk bisa ciptakan gol penyama kedudukan lewat gol Osvaldo Haay menit 54.

“Di babak pertama, danger time, mereka masih belum juga siap secara konsentrasi, kurang fokus, sehingga terjadi gol di menit awal, sudah diingatkan sebelumnya,” terang Djanur usai laga.

“Tidak hanya itu, ada juga 2-3 peluang lawan yang lolos, dan semuanya hampir dari semuanya kesalahan passing sendiri, sehingga terjadi counter, itu yang menjadi evaluasi kami di babak pertama,” tambah mantan pelatih Persib tersebut.

Di babak kedua, Persebaya lakukan perubahan, satu di antaranya adalah masukknya dua pemain lincah Irfan Jaya dan Osvaldo Haay menit 52.

Pemain Persebaya Surabaya Osvaldo Haay merayakan golnya ke gawang Madura United FC pada Leg 1 babak 8 besar Piala Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (19/6/2019). Gol Tunggal Osvaldo Haay pada menit 54 menjadi penyeimbang skor 1-1 yang lebih dulu didapat Madura United FC. SURYA/HABIBUR ROHMAN
Pemain Persebaya Surabaya Osvaldo Haay merayakan golnya ke gawang Madura United FC pada Leg 1 babak 8 besar Piala Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (19/6/2019). Gol Tunggal Osvaldo Haay pada menit 54 menjadi penyeimbang skor 1-1 yang lebih dulu didapat Madura United FC. SURYA/HABIBUR ROHMAN (SURYA/HABIBUR ROHMAN)

“Babak kedua kami lakukan perubahan, dan sedikit berani, babak pertama hanya possession terus tanpa menghasilkan peluang, babak kedua ambil resiko berani main ke depan, dan itu jauh lebih baik,” ucap Djanur.

Meski kembali gagal meraih kemenangan, di mana menjadikan empat laga Persebaya terakhir tidak pernah menang, Djanur mengapresiasi perjuangan Ruben Sanadi dkk.

Terutama setelah di babak kedua, Djanur akui Persebaya sudah kembali menemukan bentuk permainan terbaik.

“Saya apresiasi perjuangan pemain dari ketertinggalan di awal babak. Tapi paling tidak pada pertandingan ini kami sudah menemukan bentuk (permainan), terutama pada babak kedua tadi, mudah-mudahan ini menjadi acuan pada pertandingan ke depan,” kata Djanur.

Laga leg 2 nanti di Stadion Gelora Madura Ratu Pemelingan (27/6/2019). Persebaya akan lebih dulu sambangi kandang Borneo FC (23/6/2019), laga pekan ke-5 Liga 1 2019.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved