Liga 1

Persib Bandung Harus Beri Jam Terbang Kepada Kiper Aqil Savik kata Gatot Prasetyo

Persib Bandung hanya menyisakan dua kiper untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2019. Pasalnya, Muhammad Natshir mengalami cedera patah tulang kering

Persib Bandung Harus Beri Jam Terbang Kepada Kiper Aqil Savik kata Gatot Prasetyo
Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Pelatih Kiper Persib Bandung, Gatot Prasetyo. 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Persib Bandung hanya menyisakan dua kiper untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2019.

Pasalnya, Muhammad Natshir mengalami cedera patah tulang kering dan mengakhiri musim ini lebih cepat.

Persib kini hanya menyisakan dua kiper yakni I Made Wirawan dan Aqil Savik.

Muhammad Aqil Savik
Muhammad Aqil Savik (www.instagram.com/aqil_savik/)

Made diperkirakan akan menjadi kiper utama mengingat jam terbang yang dimiliki pemain berusia 37 tahun itu.

Aqil Savik akan naik menjadi kiper kedua setelah sebelumnya berada di posisi kiper ketiga.

Ditanya soal kesiapan Aqil Savik, pelatih kiper Persib Bandung, Gatot Prasetyo mengatakan tak ada masalah.

Secara teknis, kata Gatot Prasetyo, Aqil Savik sudah setara dengan I Made Wirawan dan Muhammad Natshir.

"Kalau secara teknis tidak ada masalah. Aqil, Made, sama Natshir semua teknis sama, hanya masalah experience dan kesempatan," ujar Gatot Prasetyo di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (14/7/2019).

"Untuk posisi kiper ini, kan, spesifik banget, enggak setiap pertandingan ada pergantian kiper. Makanya jam terbang kiper enggak akan sama dengan pemain lain. Itu sudah risikonya," ujar Gatot Prasetyo.

Dia pun akan mencoba memaksimalkan kiper yang ada saat ini.

Gatot pun tak akan ragu untuk menurunkan Aqil Savik jika memang I Made Wirawan mengalami kendala.

"Sekarang ada dua, kami coba maksimalkan dengan segala cara. Kalau memang Made lagi enggak siap kami ambil Aqil. Secara teknis, iya, tapi tinggal momennya kapan kami mainkan," katanya.

Untuk memaksimalkan Aqil, Gatot Prasetyo akan mencoba membantunya dengan memberikan suntikan secara mental.

"Kami juga bantu secara mentality supaya dia lebih siap. Pemain, kan, gitu, kalau sudah siap, kemampuan teknisnya itu keluar. Kalau morilnya lagi turun, enggak akan kelihatan," ucapnya.

Editor: Toni Bramantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved