Liga Malaysia

Sepak Bola Malaysia Memanas, Federasi dan Asosiasi Pemain Bersitegang

Asosiasi Pesepak Bola Profesional Malaysia (PFAM) digugat FAM karena mengeluarkan pernyataan ke publik tentang masalah tunggakan gaji para pilar lokal

Sepak Bola Malaysia Memanas, Federasi dan Asosiasi Pemain Bersitegang
FACEBOOK.COM/FASELANGORMY
Para pemain Selangor FA memberikan penghormatan seusai ditahan Perak FA pada pekan kesembilan Liga Super Malaysia 2019, 12 April 2019.

TRIBUNNEWS.COM - Asosiasi Pesepak Bola Profesional Malaysia (PFAM) digugat FAM karena mengeluarkan pernyataan ke publik tentang masalah tunggakan gaji para pemain lokal.

FAM menilai itu dapat disalahartikan dan pada saat yang sama tidak membantu menyelesaikan masalah.

Pada awal pekan ini, Chief Executive Officer PFAM, Izham Ismail mengungkapkan bahwa beberapa tim yang tersisa di Liga Malaysia masih berutang total 6,4 juta ringgit Malaysia atau lebih dari 21 miliar rupiah.

Sekretaris Jenderal FAM, Stuart Ramalingam dalam sebuah pernyataan ke publik mengatakan, bahwa tidak semua tim yang tercantum dalam pernyataan PFAM telah lepas tanggung jawab atas tunggakan gaji pemain.

”PFAM seharusnya tidak mengeluarkan pernyataan itu ke umum dengan seperti itu,” ujar Stuart yang dikutip BolaSport.com dari Berita Harian.

”Pernyataan ke umum itu sepenuhnya tidak bertanggung jawab dan tidak adil dalam menjelaskan sifat sebenarnya dari persoalan tunggakan upah pemain.”

”Tidak semua tim yang disebutkan di atas tidak bertanggung jawab atas pembayaran tunggakan gaji,” ucapnya tegas. (Estu)

BACA SELENGKAPNYA DI SINI

Editor: Bolasport.com
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved