Breaking News:

Liga 1

Terungkap, Hal Ini yang Bikin Ritme Permainan Persib Bandung Jadi Berantakan

Pada laga itu, wasit memang beberapa kali menghentikan pertandingan karena terdengar suara nyanyian rasis dan cacian dari suporter.

Surya/Hayu Yudha Prabowo
Skuat Persib Bandung meninggalkan lapangan dengan tertunduk usai pertandingan melawan Arema FC dalam laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (30/7/2019) malam. Arema FC mengalahkan Persib Bandung dengan skor 5-1. 

Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, mengatakan bahwa hasil imbang 1-1 melawan Perseru Badak Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda, Minggu (25/8/2019) seharusnya tak terjadi

Sebab menurut pelatih asal Belanda tersebut, Maung Bandung memiliki banyak peluang dan mendominasi sepanjang pertandingan.

"Di babak kedua kami mempunyai peluang bagus yang seharusnya bisa lebih dari satu gol," ujar Robert dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan.

Baca: Video Horor Crash yang Bikin Andrea Dovizioso Hilang Ingatan dan Dilarikan ke Rumah Sakit

Baca: Sudah Lihat Aksi King Eze, Kevin van Kippersluis Yakin Persib Segera Punya Duet Striker Trengginas

Dia juga mempertanyakan perpanjangan waktu yang diberikan wasit pada laga malam hari ini.

Wasit yang memimpin jalannya pertandingan, Fariq Hitaba hanya memberikan perpanjangan waktu selama lima menit.

"Saya pikir pertandingan seharusnya bukan mendapat 5 menit waktu tambahan tapi seharusnya bisa 10 menit. Karena sempat terhambat di awal babak kedua dan ketika skor jadi 1-1 juga laga sempat terhenti, situasinya sama seperti kami akan memulai babak kedua," katanya.

Pada laga itu, wasit memang beberapa kali menghentikan pertandingan karena terdengar suara nyanyian rasis dan cacian dari suporter.

Hal itulah kata Robert Alberts yang membuat ritme permainan anak asuhnya sedikit berantakan karena pertandingan harus terhenti.

"Jadi kami sedikit terkejut karena tidak bisa langsung memulai lagi laga ketika skor menjadi 1-1 dan itu saya pikir kesalahan teknis dari pihak yang seharusnya mengurus pertandingan," katanya.

Halaman
1234
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved