Belum Sempat Direnovasi untuk Piala Dunia, Stadion Gelora Bung Tomo Markas Persebaya Dirusak Bonek

Setelah Persebaya kalah 2-3 dari PSS Sleman, Bonek langsung ngamuk bakar fasilitas di stadion yang akan dijadikan tempat Piala Dunia U-20 2021.

Belum Sempat Direnovasi untuk Piala Dunia, Stadion Gelora Bung Tomo Markas Persebaya Dirusak Bonek
SURYA/HABIBUR ROHMAN
Bonek memasuki lapangan dan sebagian mendatangi pemain usai pertandingan Persebaya Surabaya melawan PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Selasa (29/10/2019). Persebaya Surabaya dikalahkan PSS Sleman di kandangnya dengan skor 2-3. 

TRIBUNNEWS.COM - Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) atau markas milik Persebaya Surabaya dirusak oleh suporternya, Bonek.

Kerusuhan Bonek terjadi setelah laga pekan ke-25 Liga 1 antara Persebaya Surabaya melawan PSS Sleman, Selasa (29/10/2019) sore.

Padahal, Stadion GBT menjadi satu di antara venue Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang.

Kerusuhan itu terjadi lantaran Persebaya kalah dengan skor 2-3 dari PSS Sleman.

Baca: Pasca Bonek Ricuh di Stadion Gelora Bung Tomo, Persebaya Harap Tak Kehilangan Kandang

Dikutip dari Kompas.com, Rabu (30/10/2019), kerusuhan itu bermula setelah wasit Toriq Al Khatiri meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.

Bonek serentak turun ke area lapangan dalam jumlah cukup banyak.

Suporter tersebut tampak menghampiri beberapa pemain Persebaya Surabya seperti Ruben Sanadi dan Hansamu Yama.

Untungnya para pemain Persebaya Surabaya dan PSS Sleman bisa segera diamankan di ruang ganti.

Selain di lapangan, kerusuhan yang dibuat Bonek juga terjadi di bangku penonton.

Dari sana tampak beberapa suporter melempar botol, menyalakan flare, hingga smoke bomb.

Baca: Daftar Kerusakan Stadion GBT Setelah Ricuh Bonek Ngamuk Gegara Persebaya Dikalahkan PSS Sleman

Halaman
123
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved