Liga 1

Soal VAR di Liga Indonesia, Ketua Umum PSSI: Alatnya Gampang Tapi SDM Harus Dilatih

bagi masyarakat Indonesia alat VAR tersebut dinilai sangat dibutuhkan untuk mengubur kinerja mafia sepakbola.

Soal VAR di Liga Indonesia, Ketua Umum PSSI: Alatnya Gampang Tapi SDM Harus Dilatih
Tribunnews/Abdul Majid
Ketum PSSI Iwan Bule saat diwawancarai seusai bertemu pemain Timnas U-23 di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (6/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kehadiran Video Assitant Referee (VAR) dalam olahraga sepakbola sejatinya membantu wasit untuk mengambil keputusan.

Meski kehadirannya menimbulkan pro dan kontra, namun bagi masyarakat Indonesia alat tersebut dinilai sangat dibutuhkan untuk mengubur kinerja mafia sepakbola.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule pun membahas penggunaan VAR di Indonesia.

Namun, ia mengatakan penggunaan VAR tidak semudah memasang alat, melainkan Sumber Daya Manusia dalam hal ini wasit yang bertugas juga harus mempunyai lisensi khusus penggunaan VAR.

Untuk itu akhir November ini, ia akan mendatangkan instruktur VAR dari FIFA.

“Kaitan dengan VAR, VAR itu tidak gampang. VAR itu alatnya gampang tapi SDM harus dilatih sehingga nanti kita akan melakukan pelatihan. Tanggal 27 November akan hadir dari FIFA, sembilan bulan kita coba itu sehingga kita baru bisa terapkan pada awal tahun 2021,” kata Iwan Bule di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Reaksi Ketum The Jakmania Soal Perseteruan Bambang Pamungkas dan Pentolan Jakmania Garis Keras

Halaman
1234
Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved