Liga 1

Soal VAR di Liga Indonesia, Ketua Umum PSSI: Alatnya Gampang Tapi SDM Harus Dilatih

bagi masyarakat Indonesia alat VAR tersebut dinilai sangat dibutuhkan untuk mengubur kinerja mafia sepakbola.

Soal VAR di Liga Indonesia, Ketua Umum PSSI: Alatnya Gampang Tapi SDM Harus Dilatih
Tribunnews/Abdul Majid
Ketum PSSI Iwan Bule saat diwawancarai seusai bertemu pemain Timnas U-23 di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (6/11/2019). 

Pemecatan Simon McMenemy dengan kontrak masih tersisa sekitar satu tahun lagi, mengharuskan PSSI membayar kompensasinya.

Untuk hal itu, Ketua Umum PSSI Iwan Bule mengatakan tak masalah, karena menurutnya harga diri atau prestasi bangsa lebih penting daripada sekadar uang untuk membayar kompensasi Simon McMenemy.

Reaksi Ketum The Jakmania Soal Perseteruan Bambang Pamungkas dan Pentolan Jakmania Garis Keras

Terungkap, Ini yang Terjadi Saat Afridza Munandar Hendak Bangkit Seusai Crash Low Side

Keluarga Berniat Wujudkan Cita-cita Mendiang Afridza Munandar

Ikut Berduka, Ridwan Kamil Titip Pesan Khusus untuk Keluarga Pembalap Afridza Munandar

“Itu risiko memang aturannya begitu, jadi kita pilih prestasi apa uang? Kita pasti pilih prestasi kan, kalau uang bisa kita cari, ini nama baik Indonesia, petaruhan bangsa Indoensia. Ya itu risiko kita, ada aturan dalam kontrak tersebut dan kita akan ikuti,” kata Iwan Bule di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

“Ya (dipecat) karena tidak ada peningkatan prestasi,” tegas Iwan Bule.

Di bawah kepemimpinan Simon McMenemy, Timnas Indonesia tampil buruk pada babak kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.

Andritany Ardhiyasa dkk. menelan empat kekalahan beruntun. Tiga diantaranya bermain di Indonesia; 2-3 (Malaysia), 0-3 (Thailand), 5-0 (Uni Emirate Arab) dan 1-3 (Vietnam).

Halaman
1234
Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved