Kualifikasi Piala Dunia 2022

Reaksi Ketum PSSI Atas Sikap Mogok Simon McMenemy yang Ogah Dampingi Timnas Lawan Malaysia

Pelatih asal Skotlandia itu kecewa dengan pengumuman pemecatan dirinya namun masih harus bekerja saat timnas Indonesia jumpa timnas Malaysia.

Reaksi Ketum PSSI Atas Sikap Mogok Simon McMenemy yang Ogah Dampingi Timnas Lawan Malaysia
Tribunnews/Abdul Majid
Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy saat jumpa pers penunjukan tim kepelatihan timnas di Kantor PSSI, Jakarta, Senin (25/2/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, heran pada sikap Simon McMenemy yang enggan menemani timnas Indonesia bertanding di markas timnas Malaysia.

Simon McMenemy dipastikan absen saat timnas Indonesia tanding kontra timnas Malaysia pada lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, 19 November 2019.

Pelatih asal Skotlandia itu kecewa dengan pengumuman pemecatan dirinya namun masih harus bekerja saat timnas Indonesia jumpa timnas Malaysia.

Sebagai gantinya, PSSI pun memutuskan menunjuk Yeyen Tumena sebagai caretaker dan akan dibantu oleh Joko Susilo.

"Sementara masih Simon pelatih kita, sampai saat ini. Saya pikir dia masih dibayar kok keberatan?" kata Mochamad Iriawan kepada wartawan, Jumat (8/11/2019).

Naturalisasi Bek Persib Fabiano Beltrame Tuai Kritik Karena Dianggap Ketuaan, Ini Respons Ketum PSSI

Timnas U-19 Indonesia Cukur Hong Kong 4-0 Jadi Bukti Hal Ini

Klasemen Grup K Kualifikasi Piala Asia U-19: Timnas Indonesia di Puncak, Bikin 7 Gol, Kebobolan Satu

Persib Bandung Bisa Tembus Lima Besar Seusai Lawan Arema FC dengan Syarat. . . .

Ada Pebalap Kembali Meninggal Seusai Crash, Benarkah Sirkuit Sepang Berhantu?

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwa Bule dan Menpora, Zainudin Amali di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (8/11/2019).
MUHAMMAD ROBBANI/BOLASPORT.COM
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwa Bule dan Menpora, Zainudin Amali di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (8/11/2019).
 

"Kontraknya kan sampai tanggal 20, kan ada di klausul-klausul kontrak. Toh kami tak memutus kontraknya secara sepihak," ujarnya menambahkan.

Di sisi lain, Iwan Bule juga bicara tentang komunikasi antara PSSI dan FAM tentang kehadiran suporter timnas Indonesia ke Malaysia.

Sebagaimana diketahui, oknum suporter timnas Indonesia sempat berupaya menyerang suporter away timnas Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada awal September silam.

Naturalisasi Bek Persib Fabiano Beltrame Tuai Kritik Karena Dianggap Ketuaan, Ini Respons Ketum PSSI

Timnas U-19 Indonesia Cukur Hong Kong 4-0 Jadi Bukti Hal Ini

Klasemen Grup K Kualifikasi Piala Asia U-19: Timnas Indonesia di Puncak, Bikin 7 Gol, Kebobolan Satu

Persib Bandung Bisa Tembus Lima Besar Seusai Lawan Arema FC dengan Syarat. . . .

Ada Pebalap Kembali Meninggal Seusai Crash, Benarkah Sirkuit Sepang Berhantu?

Oknum suporter masuk ke lapangan berusaha menyerang suporter timnas Malaysia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), 5 September 2019.
MUHAMMAD ROBBANI/BOLASPORT.COM
Oknum suporter masuk ke lapangan berusaha menyerang suporter timnas Malaysia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), 5 September 2019.
 
Aksi itu dikhawatirkan akan mengakibatkan upaya balas dendam dari suporter timnas Malaysia.

Padahal, ada banyak orang Indonesia di Negeri Jiran yang bisa datang untuk menyaksikan langsung pertandingan nanti.

"Insyaallah kami berkomunikasi juga dengan pihak Malaysia, saya titipkan (suporter timnas Indonesia)," tutur Iwan Bule.

"Suporter kita cukup banyak di Malaysia. Aliansi suporter Indonesia itu ribuan dan biasa menonton di Malaysia. Mudah-mudahan tak ada masalah," ucapnya berharap.

Tetap Enggan Meski Sudah Dirayu

Pelatih Simon McMenemy disebut enggan mendampingi timnas Indonesia untuk pertandingan melawan Malaysia pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Timnas Indonesia akan bertamu ke markas timnas Malaysia pada matchday keempat Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa (19/11/2019).

Keengganan Simon McMenemy disebabkan kepastian pemecatan dirinya yang sudah diumumkan, meski dia masih diberi kesempatan melatih timnas Indonesia hingga laga kontra timnas Malaysia.

Komite Eksekutif PSSI memang mengambil keputusan untuk memutus kontrak Simon McMenemy.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum PSSI yang baru saja dilantik, yakni Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, dalam jumpa pers di Jakarta pada tanggal 6 November lalu.

Naturalisasi Bek Persib Fabiano Beltrame Tuai Kritik Karena Dianggap Ketuaan, Ini Respons Ketum PSSI

Timnas U-19 Indonesia Cukur Hong Kong 4-0 Jadi Bukti Hal Ini

Klasemen Grup K Kualifikasi Piala Asia U-19: Timnas Indonesia di Puncak, Bikin 7 Gol, Kebobolan Satu

Persib Bandung Bisa Tembus Lima Besar Seusai Lawan Arema FC dengan Syarat. . . .

Ada Pebalap Kembali Meninggal Seusai Crash, Benarkah Sirkuit Sepang Berhantu?

Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy memberi arahan kepada pemain Timnas Indonesia saat berlatih di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (4/9/2019). Latihan tersebut sebagai persiapan melawan Timnas Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 5 September dalam ajang kualifikasi Piala Dunia Qatar 2022. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy memberi arahan kepada pemain Timnas Indonesia saat berlatih di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (4/9/2019). Latihan tersebut sebagai persiapan melawan Timnas Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 5 September dalam ajang kualifikasi Piala Dunia Qatar 2022. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Usai pemutusan kontrak tersebut, Simon kini disebut enggan untuk mendampingi timnas Indonesia.

Manajer timnas Indonesia, Sumardji, membenarkan kabar tersebut dan memastikan bahwa Pasukan Garuda hanya akan ditemani pelatih caretaker pada laga tersebut.

Asisten pelatih timnas Indonesia, Yeyen Tumena, akan bertindak sebagai caretaker dan akan dibantu oleh Joko Susilo, eks pelatih Arema FC.

"Mau bagaimana lagi, setelah diumumkan Simon dipecat, tentu kami tetap harus ada yang bawa ke sana," kata Sumardji kepada wartawan, Jumat (8/11/2019).

Naturalisasi Bek Persib Fabiano Beltrame Tuai Kritik Karena Dianggap Ketuaan, Ini Respons Ketum PSSI

Timnas U-19 Indonesia Cukur Hong Kong 4-0 Jadi Bukti Hal Ini

Klasemen Grup K Kualifikasi Piala Asia U-19: Timnas Indonesia di Puncak, Bikin 7 Gol, Kebobolan Satu

Persib Bandung Bisa Tembus Lima Besar Seusai Lawan Arema FC dengan Syarat. . . .

Ada Pebalap Kembali Meninggal Seusai Crash, Benarkah Sirkuit Sepang Berhantu?

"Saya sudah diskusi, untuk yang ke sana, tidak ada head coach, yang kami angkat Yeyen dan Joko. Saya sudah rayu coach agar berangkat, tetapi orangnya tidak mau," ujarnya.

Sumardji menduga Simon merasa sangat kurang nyaman jika tetap menemani timnas Indonesia, padahal dia bakal dipecat.

"Karena mungkin sudah ada pemberitahuan, secara psikologis, dia tidak nyaman," katanya lagi.

Sumardji pun mengingatkan kepada Yeyen dan Joko Susilo untuk segera menyiapkan tim untuk bersiap menghadapi timnas Malaysia.

Naturalisasi Bek Persib Fabiano Beltrame Tuai Kritik Karena Dianggap Ketuaan, Ini Respons Ketum PSSI

Timnas U-19 Indonesia Cukur Hong Kong 4-0 Jadi Bukti Hal Ini

Klasemen Grup K Kualifikasi Piala Asia U-19: Timnas Indonesia di Puncak, Bikin 7 Gol, Kebobolan Satu

Persib Bandung Bisa Tembus Lima Besar Seusai Lawan Arema FC dengan Syarat. . . .

Ada Pebalap Kembali Meninggal Seusai Crash, Benarkah Sirkuit Sepang Berhantu?

Rencananya, timnas Indonesia akan mulai berkumpul pada Sabtu (9/11/2019).

"Saya sudah sampaikan ke Joko dan Yeyen, tanggal 9 itu untuk segera dipersiapkan, nama-nama pemain harus segera dikumpulkan," tutur pria yang juga Manajer Bhayangkara FC itu.

"Apa pun itu harus kami hadapi, sudah tidak ada pilihan lain. Kami mulai jalani pemusatan latihan, pemain harus sudah kumpul," ucapnya.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved