Timnas Indonesia U19

Kabar Timnas Indonesia U19: Kontrak Coach Fakhri Berakhir, Mantan Legenda Timnas Ikut Angkat Bicara

Berakhirnya kontrak Fakhri Husaini sebagai pelatih Indonesia U-19 membuat mantan legenda Timnas Indonesia yakni Rochy Putiray ikut angkat bicara.

Kabar Timnas Indonesia U19: Kontrak Coach Fakhri Berakhir, Mantan Legenda Timnas Ikut Angkat Bicara
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Mantan pesepakbola nasional Rochy Putiray berpose usai melatih pesepakbola cilik binaannya di GOR Soemantri Bodjonegoro, Jakarta, Minggu (13/1/2019). Rochy Putiray berbicara terkait berbagai permasalahan di sepakbola nasional. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Timnas Indonesia U19 Fakhri Husaini sukses membawa Garuda Muda lolos ke putaran final AFC atau Piala Asia U19 2020.

Namun, kesuksesan yang diraih coach Fakhri diiringi kabar tak mengenakkan dari sang pelatih.

Kabarnya, kontrak kerja Fakhri Husaini dengan Timnas Indonesia berakhir selepas penyisihan grup kualifikasi Piala Asia U19 2020.

Mantan pesepakbola nasional Rochy Putiray berpose usai melatih pesepakbola cilik binaannya di GOR Soemantri Bodjonegoro, Jakarta, Minggu (13/1/2019). Rochy Putiray berbicara terkait berbagai permasalahan di sepakbola nasional. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Mantan pesepakbola nasional Rochy Putiray berpose usai melatih pesepakbola cilik binaannya di GOR Soemantri Bodjonegoro, Jakarta, Minggu (13/1/2019). Rochy Putiray berbicara terkait berbagai permasalahan di sepakbola nasional. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Berakhirnya kontrak Fakhri Husaini sebagai pelatih Indonesia U-19 membuat mantan legenda Timnas Indonesia yakni Rochy Putiray ikut angkat bicara.

Dikutip Tribunnews.com dari Tribun Jabar, Rochy yang pernah bermain bersama Fakhri di timnas tahun 1997 menilai ada sesuatu yang tidak beres dibalik berakhirnya kontrak rekannya tersebut.

Rochy meilai ada alasan lain di balik keputusan pelatih kelahiran Lhouksumawe ini.

"Soal mundurnya Fakhri, saya yakin ada yang enggak beres di kepengurusan PSSI sebelumnya. Karena saya sangat kenal dia, bahkan saya pernah ribut sama dia," ujar Rochy Putiray dikutip Tribunnews dari Tribun Jabar.

Sudah pernah bermain secara bersama sejak tahun 1997 membuat Rochy sudah mengenal dekat bagaimana coach Fakhri termasuk soal komitmen sebagai pemain dan pelatih.

"Enggak mungkin alasan dia mundur hanya karena statusnya sebagai karyawan di salah satu perusahaan. Kalau karena alasan itu, dia enggak akan terima kerjaan sejak awal. Dan desakan dia harus balik ke timnas pun sebenarnya desakan netizen,"

"Tren federasi sepak bola Indonesia itu ketika pelatih sedang bagus-bagusnya lalu dicoret. Itu merusak mental pemain. Pekerjaan besar buat kepengurusan PSSI yang baru," sambungnya.

Halaman
1234
Penulis: Rochmat Purnomo
Editor: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved