Liga 1

The Jakmania Ungkap Ketidakprofesionalan Panpel Perseru Badak Lampung

Panpel pertandingan dianggap semena-mena dalam mengurus tiket, 1000 tiket khusus The Jakmania di tribun selatan sudah penuh dengan penonton lain

The Jakmania Ungkap Ketidakprofesionalan Panpel Perseru Badak Lampung
FERI SETIAWAN/WARTA KOTA
The Jakmania pada laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Rabu (10/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEW.COM, JAKARTA – Pengurus pusat The Jakmania yang dipimpin Tauhid Indrasjarief beserta Diky Soemarno (Sekum The Jakmania) menyatakan sikap kekecewaan atas ketidaksiapan dan tidak profesionalnya Panitia Pelaksana Pertandingan Perseru Badak Lampung pada pertandingan lanjutan Liga 1 antara Perseru Badak Lampung vs Persija Jakarta di Stadion Sumpah peuda, Minggu (8/12/2019).

Pasalnya pada laga itu, suporter The Jakmania yang hadir langsung di Stadion Sumpah Pemuda tak bisa tertampung sehingga sebagian dari mereka turun ke lapangan guna menghindari tumpukan suporter.

Panpel pertandingan dianggap semena-mena dalam mengurus tiket, pasalnya 1000 tiket khusus The Jakmania di tribun selatan sudah penuh dengan penonton lain.

“Hal yang sangat kami sayangkan dan membuat kecewa dari pertandingan tersebut adalah terlihat bagaimana Panpel Badak Lampung tidak mampu menggelar pertandingan dengan baik karena tidak memberikan kenyamanan serta keamanan bagi para penonton yang hadir,” tulis pengurus pusat The Jakmania dalam surat yang diterima Tribunnews, Senin (9/12/2019).

Hal-Hal Menarik Saat Timnas Indonesia U-23 Jungkalkan Myanmar: Top Scorer Garuda Ditendang Lawan

Video Aksi Osvaldo Haay yang Pancing Emosi Pemain Myanmar

Timnas Indonesia U-23 Lolos Dramatis ke Final SEA Games 2019, Indra Sjafri: Emas, Bismillah

Rahasia Sukses Timnas Indonesia U-23 di Babak Perpanjangan Waktu, Indra Sjafri: Berkat Izin Allah

“Hal itu terbukti dari penuhnya tribun selatan (yang ditempati oleh the Jakmania) sehingga harus membuat para the Jakmania melewati pagar dan berada di settleban karena situasi tribun yang sudah sangat padat dan banyak wanita yang pingsan karena kepadatan yang tidak masuk akal tersebut,”

“Seandainya Panpel mencetak tiket sesuai dengan kapasitas aman tribun stadion tersebut, kepadatan massa tidak akan terjadi. Karena seharusnya, orang yang memiliki tiket di tribun tersebutlah yang bisa masuk,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Pengurus pusat The Jakmania juga menyayangkan kebijakan panpel yang mengarahkan teman-teman the Jakmania yang membeli tiket secara langsung di Buka Lapak dan suporter tuan rumah dengan tiket Tribun Timur dan Tribun Utara tapi malah diarahkan ke Tribun Selatan sehingga penumpukan massa masuk ke dalam tribun dan di dalam tribun tidak bisa dihindari.

Dengan adanya kejadian ini, Pengurus Pusat Jakmania pun berharap agar panpel Badak Lampung bisa membenahi permasalahan ini sehingga bisa memberikan keyamanan dan keamanan bagi penonton di laga-laga selanjutnya.

“Kami sangat berharap panpel Badak Lampung lebih serius dalam bekerja memberikan keamanan dan kenyamanan kepada para penonton yang membeli tiket secara resmi,”

“Utamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan para penonton karena itu jauh lebih penting dari apapun. Terima kasih suporter Badak Lampung atas keramahannya. Sampai bertemu lagi,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved