Liga Inggris

Skuat Ole Gunnar Solskjaer Dianggap Tim Manchester United Terburuk dalam Sejarah Liga Inggris

Mereka tak bisa lagi berprestasi secara konsisten dan absen di ajang elite sekelas Liga Champions.

Skuat Ole Gunnar Solskjaer Dianggap Tim Manchester United Terburuk dalam Sejarah Liga Inggris
instagram/manchesterunited
Hasil Liga Eropa, Manchester United Tumbang 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan bek Manchester United, Paul Parker, memvonis Setan Merah asuhan Ole Gunnar Solskjaer saat ini merupakan tim Man United terburuk dalam sejarah Premier League.

Penilaian Paul Parker, yang memperkuat Manchester United pada 1991-1996, didasarkan pada posisi mereka di klasemen dan situasi manajerial skuad saat ini.

Marcus Rashford cs berada di peringkat kedelapan dengan raihan terburuk saat Natal dalam tiga dekade terakhir perihal posisi dan raihan angka di tabel.

Parker menilai situasi bisa tambah buruk jika tak segera dilakukan perubahan di tim besutan Ole Gunnar Solskjaer.

"Ini tim United terburuk pada era Premier League. Kemerosotan dari tim 2013 sangat drastis. Mereka hanya memenangi tiga trofi sejak saat itu," kata mantan pemain yang kalah bersaing dari Gary Neville pada zamannya tersebut.

Baca: Para Pemain Bidikan Persebaya, Aji Santoso: Tidak Murah, Tidak Mahal

Baca: Naik Turun Perjalanan Persebaya di Liga 1 2019: Wolfgang Pikal Dianggap Drama Terkonyol

Baca: Hal-Hal Seputar Pelatih Baru Arema FC Pengganti Milomir Seslija: Ini Bocoran Susunan Timnya

Baca: Persib Kembali Rekrut Pemain dari Tim Terdegradasi? Bakal Reuni dengan Dua Rekan di Maung

 

Parker mengklaim kejatuhan Man United akibat buruknya kepemimpinan manajemen di bawah kendali Ed Woodward.

Mereka tak bisa lagi berprestasi secara konsisten dan absen di ajang elite sekelas Liga Champions.

Akibatnya, para pemain top tidak lagi tertarik gabung Setan Merah, seperti yang terjadi di tim saat ini.

Bukan masalah siapa pelatih yang akan datang, tetapi problem yang terjadi di United saat ini menurut Parker ada di pengelolaan klub yang mesti dibereskan.

Tak cuma melulu sisi finansial yang digeber, hal teknis juga mesti jadi pertimbangan penting demi pencapaian tim.

Wakil Ketua Klub Manchester United, Ed Woodward
TWITTER.COM/ILOVEUNITEDBR
Wakil Ketua Klub Manchester United, Ed Woodward

Baca: Para Pemain Bidikan Persebaya, Aji Santoso: Tidak Murah, Tidak Mahal

Baca: Naik Turun Perjalanan Persebaya di Liga 1 2019: Wolfgang Pikal Dianggap Drama Terkonyol

Baca: Hal-Hal Seputar Pelatih Baru Arema FC Pengganti Milomir Seslija: Ini Bocoran Susunan Timnya

Baca: Persib Kembali Rekrut Pemain dari Tim Terdegradasi? Bakal Reuni dengan Dua Rekan di Maung

 

"Mereka lebih terlihat seperti bank daripada sebuah klub. Saat ini tak ada kohesi antara klub, pelatih, dan petinggi klub yang menjalankan bisnis," kata pria 55 tahun yang kini dikenal sebagai pandit tersebut.

"Struktur bagaimana klub dioperasikan harus diubah pertama-tama, dan kemudian Anda dapat mendatangkan manajer baru. Sir Alex Ferguson mengelola klub dan tim, jadi hal itu berhasil untuk dia," ucap Parker, dikutip BolaSport.com dari The Sun.

Kamis (26/12/2019), Man United dijadwalkan menjamu Newcastle United di Old Trafford pada momen Boxing Day tahun ini.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved