Minggu, 10 Mei 2026

Persebaya Surabaya

Persebaya Surabaya Tidak Butuh Makan Konate, Andalkan David da Silva

Persebaya Surabaya tidak membutuhkan Makan Konate, dengan perannya yang akan bertabrakan dengan David da Silva, Sabtu (4/1/2020)

Tayang:
Penulis: Gigih

TRIBUNNEWS.COM - Persebaya Surabaya memang santer diberitakan akan mendatangkan Makan Konate untuk mengarungi Liga 1 musim depan.

Rumor itu berhembus cukup kencang dalam satu pekan terakhir, apalagi Arema masih belum mencapai kesepakan kontrak dengan Konate.

Pun Aji Santoso juga tidak menolak apabila memang Konate ingin bergabung dengan Persebaya Surabaya.

Tetapi kemudian, pertanyaannya, apakah Persebaya Surabaya benar-benar membutuhkan Makan Konate?

Mari melihat Persebaya Surabaya dengan Aji Santoso di akhir musim lalu.

Aji Santoso bermain dengan skema 4-3-3/3-4-3 yang berubah menjadi 4-2-3-1/5-3-2 dalam bertahan, menyisakan David da Silva di depan sebagai penyerang tunggal.

Akhir musim lalu, Aji Santoso memiliki Diogo Campos yang mengisi peran di belakang striker, namun kemudian berubah seiring dengan dipanggilnya Osvaldo Haay dan Irfan Jaya ke Tim Nasional Indonesia.

Lalu, posisi Diogo Campos kemudian diberikan kepada Rendi Irwan menjadi kreator sekaligus penghubung antara lini tengah dan depan.

Melihat agenda Timnas Indonesia, masih ada kemungkinan Persebaya Surabaya akan kembali kehilangan Irfan Jaya, dan otomatis hanya menyisakan Oktafianus Fernando dan Osvaldo Haay, nama terakhir belum memperpanjang kontrak.

Mari melihat posisi Makan Konate di Arema FC, ia diberikan posisi di belakang striker, namun diberikan lisensi untuk melebar ataupun menusuk maju.

Catatan golnya tidak lepas dari peran free role-nya, membuat Konate bebas berkreasi di depan gawang untuk mencetak gol.

Melihat kebutuhan tim, maka Persebaya Surabaya lebih membutukan sosok pemain yang menjadi penghubung, karena untuk urusan mencetak gol, Bajol Ijo memiliki sosok David da Silva yang sangat subur.

Belum lagi sosok David da Silva yang tentu saja lebih membutuhkan pelayan untuk memberikan umpan matang, alih-alih menjadi "David da Silva kedua" di depan gawang.

Hal inilah yang membuat Diogo Campos jauh lebih moncer kala diposisikan melebar dibandingkan di belakang David da Silva, karena striker asal Brasil membutuhkan pelayan di lini depan dengan umpan-umpan memanjakan.

Dengan peran Konate yang membutuhkan keleluasaan, sedangkan Persebaya tentu lebih mengandalkan David da Silva dalam kerangka tim, maka sulit membayangkan Konate membagi peran dengan sang striker asal Brasil.

Pun, apabila Konate akan diletakkan lebih melebar, maka perang penghubung lini depan dan tengah akan diberikan kepada Rendi Irwan.

Dengan usia Rendi Irwan yang tidak lagi muda, sulit mengandalkan pemain bernomor punggung 12 ini bermain konsisten selama 90 menit.

Maka, lebih baik bagi Persebaya Surabaya mencari gelandang pekerja yang mampu bermain melebar dengan fungsi melayani David da Silva, dan membuat sang striker asal Brasil menjadi tumpuan di depan.

Ataupun, apabila Konate benar-benar bergabung bersama Persebaya Surabaya, Aji Santoso harus memutar otak untuk mencari posisi yang pas untuk pemain asal Mali ini.

Karena, dengan David da Silva sebagai kerangka tim, Aji harus mengubah pattern tim untuk memberi ruang bagi Konate sekaligus tetap membuat David da Silva subur di depan gawang.

Berkaca pada peluang untuk mendapatkan pemain asal mali tersebut, Persebaya hanya memiliki kans yang tipis.

Kondisi tersebut berdasar pada pernyataan sebelumnya Aji Santoso sebagai pelatih Persebaya.

Para pemain Persebaya berlatih di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (19/12/2019).
Para pemain Persebaya berlatih di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (19/12/2019). (surabaya.tribunnews.com/habibur rohman)

Pelatih asal Malang tersebut mengatakan jika pemain asing baru yang akan bergabung dengan Persebaya belum pernah berkiprah di sepak bola Indonesia.

Pemain asing baru Bajul Ijo dijadwalkan akan bergabung dengan tim pada latihan perdana.

“Satu pemain asing tanggal 6 nanti akan ada datang ikut latihan. Dia pemain asing baru, belum pernah main di kompetisi Indonesia,” terang Aji Santosa seperti yang dilansir dari Surya.

Disinggung mengenai informasi sang pemain baru, Aji Santosa lebih memilih menyimpat rapat.

Ia hanya memberi bocoran jika sang pemain barunya itu berposisi sebagai gelandang.

Makan Konate mengenakan jersey baru Arema FC yang merupakan jersey ketiga.
Makan Konate mengenakan jersey baru Arema FC yang merupakan jersey ketiga. (Tribun Jatim/ Ndaru Wijayanto)

“Saya tidak mau berbicara terlalu detail (soal pemain asing baru), tapi yang jelas pemain asing datang,"

"Termasuk negaranya, pokoknya nantilah pemain baru kami tanggal 6 sudah hadir. Sudah datang ke lapangan, walaupun mungkin belum ikut latihan” kata mantan pelatih Persela itu.

Tentu saja pernyataan pemain baru yang belum pernah berkompetisi di sepak bola Indonesia tidak menyasar pada sosok Makan Konate.

Dilansir dari Tranfermarkt, Makan Konate merupakan pemain yang lama malang melintang di sepak bola Indonesia.

Ia mengawali karirnya di PSPS Pekanbaru di tahun 2013.

Sejak saat itu, ia beberapa kali berpindah klub mulai dari Barito Putera, Persib Bandung, Sriwijaya FC hingga Arema FC

Catatan lainnya yang menipiskan peluang Makan Konate berlabuh ke Persebaya ialah regulasi empat pemain asing (satu slot asia).

Saat ini Persebaya telah memiliki dua slot pemain asing, yaitu David Da Silva dan Aryn Williams.

Ditambah satu pemain asing baru yang akan bergabung dengan Persebaya, total Bajul Ijo akan memiliki tiga pemain asing.

Tentu saja tersisa satu slot pemain asing yang dimiliki Persebaya.

Bonek saat mendukung Persebaya Surabaya di Stadion
Bonek saat mendukung Persebaya Surabaya di Stadion (Instagram @officialpersebaya)

Aji Santosa mengaku akan memaksimalkan empat pemain asing sesuai regulasi yang berlaku.

Pasalnya, Persebaya Surabaya akan berkompetisi di ajang Piala AFC 2020 membutuhkan kedalam skuat yang merata.

"Jadi saya butuh pemain yang benar-benar siap itu paling tidak 20-22 pemain. Tapi untuk skuatnya minimal 28 pemain," ujarnya.

Sebagai catatan, satu slot yang tersisa diprediksi akan digunakan sang pelatih untuk mendatangkan pemain asing berposisi bertahan.

Seperti yang diketahui, Persebaya Surabaya melakukan perombakan secara besar besaran.

Salah satunya mendepak sejumlah pemain bertahannya.

Sebut saja Otavio Dutra, Novan Setya Sasongko hingga Andri Muliadi tidak diperpanjang kontraknya oleh manajemen Bajul Ijo.

Praktis, di jantung pertahanan Persebaya hanya memiliki tiga pemain lokal.

Yaitu Hansamu Yama, Rachmat Irianto, hingg rekrutan anyar Arif Satria.

Bahkan Rachmat Irianto lebih sering beroperasi di sektor gelandang membuat lini belakang Persebaya dapat dikatakan krisis pemain.

Posisi fullbek juga menjadi salah satu perhatian bagi Persebaya.

Bajul Ijo sejauh ini baru memiliki Ruben Sanadi dan Abu Rizal Maulana di sektor tersebut.

Kemungkinan satu slot yang tersisa akan digunakan oleh manajemen untuk mendatangkan pemain asing di sektor pertahanan.

Tentu saja peluang Makan Konate bergabung ke Persebaya tetap ada.

Namun berkaca pada situasi klub saat ini, peluang Makan Konate bergabung dnegan Bajul Ijo dapat dikatakan tipis.

(Tribunnews.com/Gigih/Giri)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
31
22
6
3
55
20
35
72
2
Borneo FC
31
23
3
5
64
28
36
72
3
Persija
31
20
5
6
58
26
32
65
4
Dewa United
32
16
5
11
44
35
9
53
5
Malut United
31
15
7
9
66
43
23
52
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved