Timnas Indonesia

Membedah Taktik Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Ubah Formasi Hingga Butuhkan Lilipaly

Membedah Taktik Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, ubah formasi hingga memerlukan Stefano Lilipaly, Rabu (15/1/2020)

Membedah Taktik Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Ubah Formasi Hingga Butuhkan Lilipaly
Tribunnews/Jeprima
Membedah Taktik Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, ubah formasi hingga memerlukan Stefano Lilipaly, Rabu (15/1/2020) 

Ditambah dengan Lilipaly tidak ragu untuk bermain melebar, akan memungkinkan kerjasama dengan fullback dalam membangun serangan.

Ditunjang dua sayap cepat yang sangat melimpah di Indonesia, sehingga, meskipun ada perubahan secara taktikal, tidak membutuhkan perubahan cara bermain Timnas Indonesia yang selalu mengandalkan kecepatan.

Tetapi, skema ini bukan tanpa masalah, Timnas Indonesia harus memiliki pemain yang memiliki penguasaan bola udara sebagai opsi lain kala pergerakan cepat tidak membuahkan hasil.

Memang Indonesia masih punya beberapa opsi dengan mengoptimalkan para pemain naturalisasi, tetapi dengan umur Beto, Spasojevic, ataupun Osas Saha tidak lagi muda, maka Shin Tae-yong harus menyesuaikan skemanya agar tidak bertumpu pada situasi yang memaksa Timnas bermain bola atas.

Steve Han, jurnalis Korea Selatan menilai bahwa metode taktikal Shin termasuk rumit.

Hal ini dapat berdampak kurang baik bagi para pemain Indonesia yang nantinya mendapat arahan dari Shin.

Selain itu, Steve Han menyebut penyataan publik yang dibuat Shin juga dapat berdampak negatif ke skuat timnas.

Entah pernyataan seperti apa yang dimaksud oleh Steve Han, namun ia dapat memastikan bahwa hal itu bisa membawa dampak negatif untuk tim.

"Bagi kelemahannya, menurut saya: 1. Reputasi sebagai pelatih yang kurang mempunyai detail rumit dalam metoda latihan taktikal," ucap Steve Han.

"2. Membuat pernyataan-pernyataan publik yang bisa mempunyai dampak negatif ke skuad; 3. Kurang pengalaman di luar Korea," imbuhnya.

Meski disebut memiliki pengalaman yang kurang ketika berkarier di luar Korea, Shin Tae-yong punya kesempatan untuk membuktikan.

Seperti halnya yang dilakukan Park Hang-seo bersama Vietnam. Sejak kedatangannya, The Golden Star menjelma sebagai klub yang diperhitungkan dunia.

(Tribunnews.com/Gigih)

Penulis: Gigih
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved