Liga 1

Maman Abdurrahman: Sergio Farias Visi dan Misi Melatih Cocok dengan Gaya Bermain Persija Jakarta

Pemain bertahan senior Persija Jakarta, Maman Abdurrahman mengaku tak keberatan timnya dinahkodai pelatih asal Brasil di kompetisi musim depan.

Maman Abdurrahman: Sergio Farias Visi dan Misi Melatih Cocok dengan Gaya Bermain Persija Jakarta
Instagram Persija Jakarta
Maman Abdurrahman 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemain bertahan senior Persija Jakarta, Maman Abdurrahman mengaku tak keberatan timnya dinahkodai pelatih asal Brasil di kompetisi musim depan.

Manajemen tim Ibu Kota telah sepakat menunjuk pelatih asal Brasil yakni Sergio Farias mengarsiteki tim selama satu musim ke depan.

Pelatih baru Persija Sergio Farias
Pelatih baru Persija Sergio Farias (twitter.com/Persija_Jkt)

Kehadiran pelatih asal Brasil dirasa sangat tepat dan bisa beradaptasi dengan iklim sepak bola Indonesia.

Menurut Maman, pelatih asal Brasil memiliki visi dan misi bermain bagus dan sangat cocok diterapkan dengan gaya bermain Persija Jakarta.

"Saya beberapa kali ditangani pelatih Brazil dan semuanya hampir sama, intensitasnya tinggi," kata bek senior Persija, Maman Abdurrahman.

Pelatih asal Brasil sangat mengedepankan ketahanan fisik dan juga mengandalkan kekuatan para pemainnya di lapangan.

"Ditambah mungkin persiapannya memang harus fisik yang diutamakan. Saya pikir normal dalam sepak bola. Saya mengikuti semua,” paparnya.

Lebih lanjut, di kompetisi musim depan Persija Jakarta banyak mendatangkan para pemain berkualitas.

Pemain berusia 37 tahun itu menilai kehadiran pemain baru mampu mendongkrak prestasi Macan Kemayoran di musim depan.

“Saya selalu percaya sama manajemen memilih pemain. Mereka memilih untuk kebaikan tim dan kita lihat hasilnya mendatangkan pemain yang saya pikir memiliki kualitas bagus,” tutur mantan pemain Persib Bandung tersebut.

Seperti diketahui, Persija Jakarta sukses mendatangkan lima pemain baru yakni Alfath Faathier, Otavio Dutra, Rafli Mursalim, Evan Dimas, dan Marco Motta.

Editor: Toni Bramantoro
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved