Liga 1

Aturan 7 Pemain U-23 di Tiap Tim Liga 1 Dihapus, PSSI Bakal Bikin Kompetisi Khusus

pada kenyataannya para pemain U-23 lebih banyak duduk di bangku cadangan dan hanya menjadi pelengkap di tim yang diperkuatnya.

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
Stadion Persiba Batakan Balikpapan, Selasa (16/5). 

Penambahan kompetisi baru sengaja dibuat PSSI untuk memberikan tempat bagi para pemain muda unjuk gigi di kompetisi sepak bola Indonesia.

"Banyak sekali pemain U-23 menjadi cadangan. Mereka bisa bermain di EPA Liga 1 U-20. Nanti ada pula penambahan kompetisi. Namanya Liga 1 U-23," papar Cucu.

Pria yang juga menjabat Wakil Ketua Umum PSSI itu memberikan kemudahan bagi para pemain muda untuk tetap bisa berkompetisi.

Hal ini merupakan gebrakan baru yang dilakukan oleh pengurus PSSI di era kepemimpinan Mochamad Iriawan.

"Jadi klub tak perlu lagi memikirkan harus memainkan pemain muda. Ini memang gebrakan baru yang kami lakukan. Pengguliran kompetisi ini juga sekaligus menjadi wadah pemain-pemain usia 23 tahun yang sebelumnya tak memiliki kompetisi," jelas Cucu.

Di sisi lain, perubahan lain yang dilakukan PT LIB adalah menambah kouta pendaftaran pemain.

Semula, setiap tim hanya diberikan kouta melakukan pendaftaran pemain sebanyak 30, termasuk empat pemain asing.

Kini, aturan tersebut dirubah menjadi 36 pemain kepada klub yang berlaga di kompetisi Asia dan 33 pemain kepada klub di Liga 1 2020.

Baca: Kabar Terikini Soal Pemain Asing Anyar Ketiga dan Keempat Persib: Tahap Nego, Deal Langsung Done

Baca: Nama Bruno Matos Jadi Pemain Persib di Transfermarkt, Ini Reaksi Bobotoh

Baca: Hal-Hal Seputar Aksi Liar Biduan Dangdut Lepas Baju dan Bra Seusai Disawer 100 Ribuan

Baca: Draf Jadwal Liga 1 2020: Arema FC Vs Persib Bandung Jadi Laga Home Perdana Singo Edan

"Kami memutuskan menambah kuota maksimal pemain di Liga 1 2020 dari 30 menjadi 33," papar Cucu.

Khusus kepada dua tim yakni Bali United dan PSM Makassar, PT LIB memberikan aturan khusus terhadap pendaftaran pemain.

Aturan tersebut sengaja diberikan agar tim Indonesia bisa lebih bersaing di kompetisi level Asia.

"Untuk Bali United dan PSM kami memberi aturan khusus. Kami tidak mau lagi mendengar wakil Indonesia kelelahan tampil di Liga 1 karena juga ikut kompetisi Asia," sambungnya.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved