Breaking News:

Liga 1

Nandang Sidik Permana: Saya Tinggal di Tanah Pasundan, Jadi Saya Sekarang Menggunakan Totopong

Di mana langit berpijak, di situ langit dijunjung. Pribahasa itu yang diterapkan Nandang Sidik Permana sebagai Media Officer Persikabo 1973

tribunnewsBogor.com
Nandang Sidik Permana alias Pepe 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Di mana langit berpijak, di situ langit dijunjung. Pribahasa itu yang diterapkan Nandang Sidik Permana ketika menjalani profesinya sebagai Media Officer tim berjuluk Laskar Padjajaran.

Dalam menjalankan profesinya tersebut, Nandang Sidik Permana selalu menggunakan blangkon yang telah belasan tahun lalu menjadi ciri khas tersendiri untuk penampilannya.

Jika tahun lalu dia menggunakan blangkon yang dikenal oleh masyarakat umum, untuk tahun 2020 ini, Nandang Sidik Permana memggunakan blangkon yang menjadi ciri khas Sunda.

"Di mana bumi di pijak di situ langit dijunjung. Kalau kemarin saya kan pakai blangkon yang sudah dikenal dengan masyarakat, nah sekarang saya memakai blangkon totopong," ujarnya, Senin (2/3/2020).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa pepe ini sedikit menjelaskan terkait blangkon totopong yang digunakannya.

Menurutnya, penggunaan blangkon totopong tersebut tidak lain adalah untuk menyatu dengan budaya tanah Sunda.

"Totopong itu balangkon juga, tapi ini khas Sunda. Kenapa saya pilih totopong? Karena saya sekarang tinggal di tanah Pasundan," tegasnya.

Tak hanya itu, pria yang karib disapa Kang Pepe itu menegaskan bahwa blangkon totopong akan selalu digunakan dalam kesehariannya.

"Kemarin blangkon yang saya gunakan itu adalah blangkon khas yang sudah dikenal manacanegara," paparnya.

"Masih banyak juga blangkon-blangkon di daerah lainnya dengan nama berbeda. Sekarang untuk menemani aktivitas saya, saya gunakan blangkon khas Sunda," sambungnya.

Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved