Liga 1

Soal Wabah Virus Corona, Pelatih Persija Setuju Penundaan Ketimbang Laga Liga 1 2020 Tanpa Penonton

Sergio Farias Dukung Pertandingan Persija Ditunda, Tak Setuju Opsi Liga 1 2020 Tanpa Penonton

TribunJakarta/Wahyu Septiana
Pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias saat ditemui setelah memimpin latihan di Lapangan PSAU TNI AU, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (17/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pertandingan lanjutan Liga 1 2020 pekan kedua antara Persija Jakarta menghadapi Persebaya Surabaya resmi ditunda oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Keputusan penundaan pertandingan itu diputuskan karena adanya rasa khawatir terhadap penyebaran virus corona yang sudah masuk ke Indonesia.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memilih tidak memberikan rekomendasi izin keramaian yang mengundang massa banyak di wilayah Ibu Kota.

Baca: Lima Hal Menarik Jelang Arema FC Vs Persib: Warning Awas Copet Hingga Pengamanan Viking-Bobotoh

Baca: Ditempa Sejak Januari, Kelemahan Timnas U-19 Tetap Sama, Shin Tae-yong: Cuma Kuat 20 Menit

Baca: Parahnya Cedera Bagus Kahfi Bikin Legenda Chelsea dan Timnas Inggris Khawatir

Pelatih kepala Persija Jakarta, Sergio Farias memastikan, pihaknya tidak mempermasalahkan penundaan yang diputuskan oleh PT LIB.

Farias menilai, keputusan penundaan dari PT LIB dinilai tepat karena menghindari penyebaran virus corona di Indonesia.

Pelatih berkebangsaan Brasil itu memberikan contoh, beberapa kompetisi Eropa dan Asia dihentikan atau digelar tanpa penonton.

"Kita harus hati-hati, itu masalahnya sedunia. Kita harus waspadai semua, ada beberapa liga memang stop gara-gara itu. Ada juga main tapi gak ada penonton," kata pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias.

Pertandingan tanpa penonton menjadi opsi berlangsungnya laga lanjutan Liga 1 bagi Persija Jakarta.

Namun, jika pertandingan digelar tanpa penonton menjadi kerugian bagi Persija Jakarta sebagai tuan rumah.

"Semuanya kan di mana-mana kita pergi pasti ada penonton. Kalau tanpa penonton di stadion tidak bagus. Harus ada karena mereka bikin spektakuler," tutur mantan pelatih Pohang Steelers tersebut.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved