Breaking News:

Liga Champions

Singkirkan Liverpool di Liga Champions, Fullback Atletico Madrid, Puji Diego Simeone

Singkirkan Liverpool di Liga Champions, Fullback Atletico Madrid, Kieran Trippier Puji Diego Simeone, Kamis (12/3/2020)

instagram/atleticodemadrid
Singkirkan Liverpool di Liga Champions, Fullback Atletico Madrid, Kieran Trippier Puji Diego Simeone, Kamis (12/3/2020) 

Meskipun kedua tim mempertontonkan pertandingan terbuka, namun baik Atletico madrid maupunLiverpool minim menciptakan peluang matang.

Mudahnya kehilangan penguasaan bola membuat laga Liverpool kontra Atletico Madrid minim tercipta peluang matang.

Sadio Mane yang sepanjang 33 menit pertandingan minim memiliki peluang, akhirnya memiliki shot on target yang ia lakukan.

Mantan pemain Southampton itu mengancam gawang Jan Oblak dari luar kotak pinalti.

Namun sepakannya masih dapat diantisipasi oleh penjaga gawang Los Rojiblancos tersebut.

Serangan demi serangan yang dilancarkan oleh Liverpool akhirnya membuahkan hasil di menit ke-43.

Ialah Giorginio Wijnaldum mampu melesakkan si kulit bundar melalui headingnya.

Gol Wijnaldum mengubah kedudukan menjadi 1-0, sekaligus menyamakan agregat menjadi 1-1.

Hingga babak pertama usai, skor 1-0 bertahan untuk keunggulan Liverpool.

Jalan Pertandingan Babak 2

Liverpool memulai babak kedua dengan mengambil inisiatif serangan.

Rapatnya lini pertahanan Atletico Madrid membuat pemain Liverpool banyak melakukan spekulasi dari luar kotak pinalti.

Beberapa kali tembakan yang dilakukan Henderson maupun Mane mampu mon target dari gawang yang dikawal oleh Jan Oblak.

Agregat yang imbang menjadi 1-1 membuat Atletico Madrid mau tak mau untuk bermain lebih terbuka.

Beberapa kali Diego Simeone selaku pelatih kepala Atletico Madrid menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain lebih menyerang.

Pressing ketat yang sempat dipertontonkan pada awal babak pertama kembali dilancarkan olh Los Rojiblancos.

Peluang dimiliki oleh Trent Alexander-Arnold di menit ke-68 melalui sepakan dari luar kotak pinalti.

Meskipun dmeikian, performa gemilang Jan Oblak mampu mematahkan shot on target yang dilakukan oleh pemain yang berposisi full bek itu.

Jual beli serangan dipertontonkan kedua tim.

Namun hingga 2x45 menit, skor bertahan 1-0 untuk keunggulan Liverpool.

Praktis, agregat kedua tim yakni imbang 1-1.

Alhasil, pertandingan harus dilanjutkan hingga babak extra time.

Extra Time:

Memasuki waktu tambahan, serangan demi serangan yang dilancarkan oleh Liverpool membuahkan hasil di menit '94.

Firmino menjadi aktor protagonis untuk mmebawa Liverpool kembali mencetak gol, dan membuat skor berubah menjadi 2-0.

Pasca berhasil membalikkan agregat menjadi 2-1, Liverpool semakin gencar untuk menekan.

Petaka datang di kubu Liverpool, tepatnya pada menit ke-96.

Ialah Marcos Llorente berhail mengoyak gawang Liverpool yang dijaga oleh Adrian.

Alhasil, agregat kedua tim kembali imbang menjadi 2-2, namun jika hasil tersebut hingga akhir tak berubah, maka Los Rojiblancos dipastikan lolos ke babak selanjutnya dengan unggul dalam produktivitas gol tandang.

The Reds kembali menekan Atletico Madrid usai disamakan kembali agregatnya.

The Reds menerapkan skema all out attack, terbukti semua pemain termasuk Virgil van Dijk berada di lini pertahanan Atletico Madrid.

Skema tersebut menjadi senjata makan tuan bagi Liverpool, bermula dari serangan balik cepat, sepakan jarak jauh Marcos Llorente gagal diantisipasi Adrian dan mengubah skor menjadi 2-2.

Agregat 2-3, Liverpool makin bernafsu untuk bisa mencetak dua gol pada ekstra time babak kedua.

Justru Alvaro Morata menambah satu gol jelang berakhirnya laga dan membuat skor menjadi 2-3 dan keunggulan 2-4 secara agregat.

Skor 2-3 menutup pertandingan ini.

(Tribunnews.com/Giri/Gigih)

Penulis: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved